Heru Mardiansyah, Bank Sumut Berikan Apresiasi untuk Koperasi CAKRA

Heru Mardiansyah, Bank Sumut Berikan Apresiasi untuk Koperasi CAKRA
SHARE

Mediaindonesiaraya.co.id | Medan, 29 Agustus 2026— Direktur Utama PT Bank Sumut (Perseroda), Heru Mardiansyah, memberikan apresiasi kepada Koperasi Jasa Cakrawala Indonesia Raya (CAKRA) yang dinilai berani membangun sinergi dengan Bank Sumut untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui gerakan koperasi.

Hal itu disampaikan Heru Mardiansyah saat menghadiri dan menandatangani nota kesepahaman, antara Koperasi Jasa CAKRA dengan PT Bank Sumut (Perseroda), di Medan, Sabtu (29/8/2026).

Heru mengatakan, kerja sama tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution agar Bank Sumut mengambil bagian dalam mendorong pertumbuhan koperasi dan UMKM di Sumatera Utara.

“Pak Gubernur Bobby Nasution selalu mengingatkan kepada kami agar menjadi bagian dari tumbuh dan berkembangnya koperasi juga UMKM di Sumut. Sehingga nota kesepahaman yang ditandatangani hari ini merupakan bagian dari peran Bank Sumut yang sudah ditetapkan untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Heru Mardiansyah dalam sambutannya.

Menurut Heru, Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk koperasi dan pelaku UMKM.

“Atas nama Bank Sumut, kami mengapresiasi Koperasi CAKRA dan Bunda Yin bersama pengurus yang hari ini berani tampil bersinergi dengan kami di sini untuk membangun ekonomi rakyat dengan gerakan koperasi,” katanya.

Data terbaru menunjukkan besarnya potensi ekonomi kerakyatan di Sumatera Utara. Pemerintah Provinsi Sumut mencatat jumlah UMKM pada 2025 mencapai sekitar 1,4 juta unit usaha, dengan rasio kewirausahaan mencapai 4,1 persen.

Sementara itu, data RPJMD Sumatera Utara 2025–2029 yang bersumber dari BPS mencatat pada 2023 terdapat 1.712.406 unit UMKM dan 5.497 koperasi aktif. Data tersebut menunjukkan bahwa koperasi dan UMKM merupakan sektor strategis yang membutuhkan penguatan akses pembiayaan, digitalisasi, legalitas, serta perluasan pasar.

Heru menegaskan, Bank Sumut memiliki sejumlah instrumen pembiayaan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha sesuai kebutuhan dan persyaratan yang berlaku.

Salah satunya adalah KUR BERKAH, yang diperkenalkan Bank Sumut pada 2026 sebagai skema pembiayaan inklusif dengan pendekatan kelompok atau grameen model. Program ini diarahkan terutama untuk memperkuat usaha mikro dan kelompok perempuan prasejahtera serta membantu masyarakat memperoleh akses pembiayaan tanpa bergantung pada rentenir. (*)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *