Kojira Pastikan Tidak Ada Aksi 27–28 Agustus, Dukung Kebijakan Pemerintah yang Pro Ojol dan Rakyat

Kojira Pastikan Tidak Ada Aksi 27–28 Agustus, Dukung Kebijakan Pemerintah yang Pro Ojol dan Rakyat
SHARE

MediaIndonesiaraya.co.id| MEDAN, 27 Agustus 2026 — Komando Ojol Indonesia Raya (Kojira) memastikan tidak ada aksi turun ke jalan pada 27–28 Agustus 2026. Para pengemudi ojek online di Medan dan sekitarnya, memilih tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, sembari terus menyuarakan aspirasi masyarakat melalui cara yang konstruktif.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Kojira, Kak Tanti. Menurutnya, keputusan tersebut sejalan dengan arahan Ketua Dewan Pembina Kojira Bunda Yin yang sebelumnya disampaikan Ketua Umum Kojira Rudi Zulham kepada seluruh jajaran dan anggota.

“Kami di Medan dan sekitarnya melaksanakan aktivitas seperti biasa. Semua kawan-kawan Kojira tetap beraktivitas seperti biasa. Kita terus menyuarakan suara yang terbaik dari jalanan, dari rakyat agar Indonesia semakin maju, Sumatera Utara juga semakin hebat,” kata Tanti, Kamis (27/8/2026).

Tanti mengatakan, Kojira melihat sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai memberikan perhatian lebih besar terhadap pekerja informal, termasuk pengemudi ojol.

Salah satunya melalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Pemerintah juga mendorong pembagian pendapatan yang lebih adil sehingga pengemudi ojol kini memperoleh porsi hingga 92 persen dari tarif perjalanan, sementara potongan aplikator dibatasi maksimal 8 persen. Kebijakan tersebut dinilai menjadi bagian dari penguatan perlindungan dan kesejahteraan pengemudi transportasi online.

“Bagi kami, ini kebijakan yang perlu diapresiasi. Kami mendukung Pak Prabowo untuk semua program yang pro-rakyat dan pro-ojol. Tentu dukungan juga harus disertai masukan dan pengawasan supaya pelaksanaannya semakin baik,” ujar Tanti, kepada wartawan di Medan, Kamis 27/8/2026.

Menurut Kak Tanti, bersama Kojira, dirinya menilai bahwa saat ini, program pemerintah dibawah kepemimpinan Pak Prabowo sudah baik, diantaranya seperti MBG yang sangat membantu, meskipun perlu perbaikan yang cepat agar tidak ada masalah. Lalu program koperasi juga baik, dan yang paling terasa adalah program pemeriksaan kesehatan gratis, yang perlu terus dilakukan konsisten khususnya kepada para Ojol.

Kojira berharap berbagai program tersebut terus diperbaiki dan diperluas manfaatnya. Bagi komunitas ojol, dukungan terhadap pemerintah tidak berarti tanpa kritik, melainkan ikut menjaga agar program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat benar-benar berjalan tepat sasaran.

“Kami ingin Indonesia semakin maju, Sumatera Utara semakin hebat, dan kehidupan masyarakat semakin baik. Karena itu kami memilih bekerja, mencari nafkah, dan menyampaikan aspirasi secara konstruktif,” tutup Tanti. (isl)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *