HM Said Siregar Sebut Sugiat Santoso Sosok Anak Muda Sumut yang Teruji
Mediaindonesiaraya.co.id| MEDAN, 29 Agustus 2026— Perjalanan politik H. Sugiat Santoso dinilai bukan lahir dari proses instan. Sekretaris Pengurus Pusat Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG), HM Said Siregar, menyebut Sugiat sebagai sosok anak muda Sumatera Utara yang telah teruji, sejak berada di luar parlemen hingga kini menduduki posisi strategis di lembaga legislatif, DPR RI.
Hal itu disampaikan Said Siregar, saat menghadiri tasyakuran wisuda doktor H. Sugiat Santoso, Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Utara sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, di Ruang Sudirman, Hotel Le Polonia Medan, Jumat (28/8/2026).
Said Siregar, bahkan berseloroh bahwa kini dirinya harus lebih menghormati Sugiat setelah berhasil meraih gelar doktor.
“Dulu saya masih berani panggil nama saja, sekarang enggak bolehlah, harus sebut Pak Doktor Sugiat,” tegas Said Siregar.
Menurut Said Siregar, dirinya mengenal Sugiat sejak masih muda. Jauh sebelum berada di parlemen, Sugiat sudah dikenal sebagai aktivis yang kritis dan memiliki kemampuan mengorganisir anak-anak muda untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.
“Saya kenal Sugiat sejak masih muda dan menjadi parlemen jalanan. Sosok Sugiat Santoso memang selalu kritis dan memiliki pasukan yang selalu bisa dikumpulkan dan digerakkan untuk menyampaikan aspirasi,” ungkapnya.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam perjalanan politik Sugiat, karena, seorang politisi tidak cukup hanya memiliki jabatan, tetapi harus memiliki rekam jejak, keberanian bersuara dan kemampuan membangun konsolidasi di tengah masyarakat.
“Jadi kalau hari ini pak Doktor Sugiat berada di posisi seperti sekarang, menurut saya itu bukan sesuatu yang datang tiba-tiba. Ada proses panjang yang sudah dilaluinya,” katanya.
Said menilai pencapaian akademik Sugiat dengan meraih gelar doktor semakin melengkapi perjalanan pengabdiannya.
“Selanjutnya semoga bermanfaat dan terus berkarya. Karena gelar akademik itu harus memberikan manfaat, dan jabatan politik juga harus melahirkan kerja nyata,” tegasnya.
Said berharap Sugiat Santoso dapat terus membawa karakter kritis yang telah melekat sejak masa mudanya ke dalam ruang-ruang pengambilan kebijakan, sehingga pengalaman sebagai aktivis, politisi dan akademisi dapat berjalan beriringan. (isl)
