Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Wacanakan Yasin dan Ratib Al-Haddad Rutin di Masjid Pemko Medan
Mediaindonesiaraya.co.id I Medan, 29 Agustus 2026 – Terinspirasi tradisi keagamaan Kesultanan Deli dalam Kenduri Diraja, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mewacanakan pembacaan Surah Yasin dan Ratib Al-Haddad secara rutin di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana meningkatkan spiritualitas aparatur Pemko Medan sekaligus menjadi momentum untuk memanjatkan doa bagi keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan Kota Medan.
Wacana itu disampaikan Zakiyuddin Harahap usai menghadiri Kenduri Diraja Negeri Sultan Deli dalam rangka menyambut Hari Keputeraan ke-28 Sultan Deli XIV, Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, di Masjid Jami’ Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kamis (27/8/2026) malam.
Zakiyuddin mengapresiasi tradisi keagamaan yang hingga kini masih dilestarikan Kesultanan Deli.
Menurutnya, pembacaan Yasin dan Ratib Al-Haddad yang diisi doa dan zikir merupakan amalan positif yang dapat memperkuat kehidupan spiritual masyarakat.
“Banyak hal baik yang harus kita tiru dari Kenduri Diraja ini.
Selain membaca Surah Yasin, ada juga pembacaan Ratib Al-Haddad yang berisikan doa, zikir, serta ayat-ayat Al-Qur’an. Kita berdoa agar Kesultanan Deli terus berkembang dan Kota Medan selalu dilindungi dari segala bentuk bahaya maupun bencana,” ujar Zakiyuddin.
Ia pun berharap kegiatan serupa dapat diterapkan di lingkungan Pemko Medan secara berkala. Bahkan, Zakiyuddin mengusulkan agar pembacaan Yasin dan doa bersama dilaksanakan sedikitnya satu kali dalam sebulan.
“Kalau bisa nanti Pemko ikut meniru amalan baik ini, minimal sebulan sekali membaca Yasin dan berdoa bersama di masjid lingkungan Pemko Medan,” katanya.
Sementara itu, Sultan Deli XIV Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah mengatakan pembacaan Yasin dan Ratib Al-Haddad merupakan amalan yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur di Tanah Deli.
Menurutnya, amalan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan dari wabah, kejahatan, dan bencana, sekaligus memanjatkan doa agar harapan masyarakat dikabulkan Allah SWT.
“Saya berharap amalan spiritual ini dapat kembali digaungkan secara luas di seluruh pelosok Kota Medan dan Tanah Deli agar daerah tersebut senantiasa diliputi rahmat dan keberkahan dari Allah SWT,” harapnya. (yoel)
