Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Tekankan Stabilitas Ekonomi hingga Keselamatan Mudik Lebaran 2026
Mediaindonesiaraya.co.id| Jakarta – Rabu 18 Maret 2026 Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara dengan fokus pembahasan kesiapan pemerintah menghadapi Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah serta berbagai isu strategis nasional.
Dalam arahannya, Presiden menegaskan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama selama bulan Ramadan. Selain itu, ia juga menekankan agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga, termasuk memastikan ketersediaan energi dan bahan pokok menjelang hari raya.
Presiden menyampaikan bahwa dinamika krisis global saat ini harus dimanfaatkan sebagai momentum bagi Indonesia untuk mempercepat swasembada pangan dan energi. Upaya tersebut, menurutnya, dapat dilakukan melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam serta pengembangan energi terbarukan.
Berdasarkan laporan para menteri dan Ketua Dewan Energi Nasional (DEN), kondisi ekonomi Indonesia saat ini dinilai tetap stabil, sementara cadangan energi nasional berada dalam kondisi aman. Presiden pun menegaskan bahwa seluruh kekayaan alam Indonesia harus diprioritaskan untuk kepentingan bangsa dan kesejahteraan rakyat.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga memberikan perhatian khusus terhadap persiapan arus mudik Lebaran 2026. Ia menekankan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama.
“Utamakan keselamatan di jalan dan persiapkan segala aspek dengan matang,” tegas Presiden.
Ia meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait memastikan kesiapan yang optimal agar arus mudik tahun ini berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Presiden juga mendorong agar kebijakan diskon tarif transportasi dapat berjalan efektif. Hal tersebut mencakup potongan harga tiket pesawat, kereta api, kapal laut, hingga tarif jalan tol, guna meringankan beban masyarakat.
Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan di berbagai titik transportasi seperti rest area, pelabuhan, bandara, dan stasiun turut menjadi perhatian. Presiden mengingatkan agar tidak terjadi antrean yang tidak terkendali serta memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), pasokan listrik, dan jaringan internet tetap stabil selama periode mudik.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.Red
