Tiga Pejabat Pemko Medan Raih Predikat Peserta Teristimewa PKN Tingkat II 2026

Tiga Pejabat Pemko Medan Raih Predikat Peserta Teristimewa PKN Tingkat II 2026
SHARE

Mediaindonesiaraya.co.id I Medan, 23 September 2026– Pemerintah Kota (Pemko) Medan menorehkan prestasi dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 yang secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, kemarin.

Dari 49 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut, tiga pejabat Pemko Medan berhasil meraih predikat Peserta Teristimewa.

Kepala BKPSDM Kota Medan, Subhan Fajri Harahap, menjelaskan kelima peserta yang meraih predikat Peserta Teristimewa akan menerima piagam penghargaan dan medali. Mereka juga memperoleh Golden Ticket untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I tanpa melalui proses seleksi.

“Penghargaan ini bentuk apresiasi atas capaian pembelajaran, kualitas kepemimpinan, konsistensi dalam pelaksanaan proyek perubahan, serta kontribusi nyata yang diberikan kepada organisasi dan masyarakat,” jelasnya dalam keterangan yang diterima Mistar, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Subhan, prestasi tersebut menunjukkan komitmen Pemko Medan dalam membangun kapasitas kepemimpinan sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang memberikan dampak langsung terhadap tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.

“Berakhirnya PKN Tingkat II bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Penutupan ini justru menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar bagi seluruh peserta untuk menjaga keberlanjutan proyek perubahan, memperluas manfaat inovasi, serta menjadi pemimpin perubahan yang mampu menjawab tantangan organisasi dan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Berikut lima peserta yang meraih predikat Peserta Teristimewa PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026:

Peserta Teristimewa Pertama: Subhan Fajri Harahap

Jabatan: Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kota Medan
Instansi: Pemerintah Kota Medan
Judul Proyek Perubahan: “MEDAN CORPU SMART (Smart Learning Management for ASN Reform and Transformation)”
Peserta Teristimewa Kedua: Yunita Sari

Jabatan: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Medan
Instansi: Pemerintah Kota Medan
Judul Proyek Perubahan: “Sistem Informasi Tata Kelola Penanggulangan Bencana dan Kesiapsiagaan Strategis”
Peserta Teristimewa Ketiga: Erfin Fachrurrazi

Jabatan: Inspektur Kota Medan
Instansi: Pemerintah Kota Medan
Judul Proyek Perubahan: “Penguatan Peran APIP sebagai Trusted Advisor melalui Optimalisasi Fungsi Assurance dan Consulting untuk Meningkatkan Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Internal”
Peserta Teristimewa Keempat: Eva Suryati Ulyarta

Jabatan: Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Instansi: Pemerintah Kabupaten Simalungun
Judul Proyek Perubahan: “Optimalisasi Transformasi Industri dan Perdagangan Berbasis Data Terintegrasi”
Peserta Teristimewa Kelima: Fariz Haholongan Hutagalung

Jabatan: Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Instansi: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
Judul Proyek Perubahan: “Sumut Agro Digital & ARCC (Agro Resilience Command Center)”. (yoel)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *