Survei ASI: Publik Beri Nilai Positif untuk Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
MediaIndonesiaRaya.co.id | JAKARTA, 8 September 2026 – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat penilaian positif dari masyarakat dalam sejumlah isu strategis. Hasil Survei Nasional Arus Survei Indonesia (ASI) menunjukkan, publik relatif puas terhadap langkah pemerintah dalam menangani pemberantasan korupsi, kebebasan berpendapat, dan kemiskinan.
Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Ali Rif’an mengatakan, dari sejumlah persoalan yang diukur, terdapat tiga isu yang memperoleh tingkat kepuasan relatif tinggi dari masyarakat.
“Kalau tingkat kepuasan kinerja pemerintah Prabowo-Gibran menangani masalah, ada tiga masalah yang dianggap bagus,” kata Ali Rif’an dalam keterangannya di Jakarta, Senin (7/9/2026).
Pemberantasan Korupsi Mendapat Respons Positif
Salah satu capaian yang mendapat apresiasi publik adalah penanganan pemberantasan korupsi.
Sebanyak 51,1 persen responden menyatakan puas, terdiri atas 10,1 persen yang sangat puas dan 41,0 persen cukup puas.
Angka tersebut menunjukkan bahwa lebih dari separuh masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi.
Sementara itu, 30,1 persen responden menyatakan kurang puas, 16,8 persen sangat tidak puas, dan 2,1 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Kebebasan Berpendapat Dinilai Terjaga
Penilaian positif juga terlihat pada aspek kebebasan berpendapat.
Sebanyak 45,0 persen responden menyatakan puas terhadap penanganan pemerintah dalam persoalan tersebut. Rinciannya, 3,8 persen sangat puas dan 41,2 persen cukup puas.
Temuan ini menjadi indikator bahwa hampir separuh masyarakat menilai pemerintah masih memberikan ruang yang cukup terhadap kebebasan berpendapat.
Sebanyak 37,6 persen responden menyatakan kurang puas, 11,0 persen sangat tidak puas, dan 6,4 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Penanganan Kemiskinan Juga Mendapat Apresiasi
Dalam isu penanganan kemiskinan, sebanyak 31,0 persen masyarakat menyatakan puas, terdiri atas 2,8 persen sangat puas dan 28,2 persen cukup puas.
Meski masih terdapat ruang untuk meningkatkan kinerja, hasil tersebut menunjukkan adanya kelompok masyarakat yang memberikan apresiasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah dalam menangani persoalan kemiskinan.
Kepercayaan Publik Tembus 61,4 Persen
Hal yang tidak kalah penting, survei ASI mencatat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 61,4 persen.
Angka tersebut menjadi salah satu indikator bahwa mayoritas masyarakat masih memberikan kepercayaan kepada pemerintahan yang dipimpin Prabowo-Gibran.
Sementara itu, 35,9 persen responden menyatakan tidak percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran dan 2,7 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto juga tercatat 57,6 persen. Sebanyak 40,6 persen menyatakan tidak puas dan 1,8 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Modal Positif untuk Melanjutkan Program Pemerintah
Hasil survei tersebut memberikan gambaran bahwa pemerintah memiliki modal sosial yang cukup kuat untuk melanjutkan berbagai program prioritasnya.
Khususnya, tingginya tingkat kepercayaan publik serta penilaian positif pada isu pemberantasan korupsi dan kebebasan berpendapat menjadi sinyal bahwa sebagian besar masyarakat melihat adanya kinerja pemerintah yang berjalan sesuai harapan.
Survei ASI merupakan bagian dari riset nasional bertema “Evaluasi Kinerja & Program Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran”.
Survei dilaksanakan pada 23–29 Juli 2026 di 38 provinsi melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error (MoE) ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
