Lapas Medan Terima Tim Ditjenpas, Perkuat Program Ketahanan Pangan Warga Binaan
Mediaindonesiaraya.co.id I Medan, 12 Oktober 2026– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menerima kunjungan Tim Uji Petik Penyusunan Pedoman Ketahanan Pangan pada Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Selasa (6/10/2026).
Tim yang dipimpin Parlindungan Siregar, A.Md.IP., S.H., M.H., disambut langsung Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, bersama jajaran pejabat struktural dan pegawai.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses penyusunan pedoman ketahanan pangan di lingkungan Lapas dan Rutan.
Kegiatan ini bertujuan menghimpun data, informasi, serta gambaran faktual mengenai pelaksanaan program ketahanan pangan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Data yang diperoleh melalui uji petik ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan pedoman agar program ketahanan pangan dapat dilaksanakan secara lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Lapas Kelas I Medan turut menunjukkan upaya pengembangan program ketahanan pangan yang terintegrasi dengan pembinaan kemandirian warga binaan.
Program ini menjadi bagian dari pemberdayaan warga binaan melalui kegiatan kerja produktif yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan memberikan nilai ekonomi.
Melalui pembinaan tersebut, warga binaan diharapkan mampu mengembangkan kemampuan yang bermanfaat sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat serta menjalani kehidupan yang mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menyambut baik pelaksanaan uji petik tersebut. Ia bersama jajaran mendukung penyusunan pedoman yang diharapkan dapat memperkuat implementasi program ketahanan pangan sekaligus mendorong optimalisasi pembinaan kemandirian warga binaan.
Menurutnya, sinergi antara jajaran pemasyarakatan dan evaluasi secara berkelanjutan menjadi faktor penting dalam memastikan program berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata. (yoel)
