Indonesia Terpilih Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Bukti Kepercayaan Dunia Internasional
Media Indonesia Raya | Jakarta Jumat 9 Januari 2026 Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung global. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia resmi terpilih sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Human Rights Council/HRC) untuk periode tahun 2026.
Wakil Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Sidharto Reza Suryodipuro, dipercaya mengemban amanah sebagai Presiden ke-20 Dewan HAM PBB. Terpilihnya Indonesia mencerminkan meningkatnya kepercayaan komunitas internasional terhadap peran dan komitmen Indonesia dalam diplomasi multilateral, khususnya dalam isu perlindungan hak asasi manusia secara universal.
Kepercayaan tersebut juga menegaskan posisi strategis Indonesia sebagai negara yang konsisten mendorong dialog, kerja sama, dan pendekatan inklusif di tengah beragam perbedaan pandangan global.
Dalam pernyataannya pada Organizational Meeting of the Human Rights Council, Sidharto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dan konstruktif dalam kerja-kerja Dewan HAM PBB.
“Indonesia telah menjadi pendukung kuat Dewan HAM sejak awal pembentukannya. Kami telah beberapa kali menjadi anggota dan secara konsisten berupaya bertindak secara konstruktif serta menjadi jembatan di tengah perbedaan pandangan,” ujar Sidharto.
Ia menambahkan, kepemimpinan Indonesia di Dewan HAM PBB akan difokuskan pada penguatan dialog, peningkatan kerja sama antarnegara, serta penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Amanah sebagai Presiden Dewan HAM PBB ini menjadi tanggung jawab besar sekaligus kehormatan bagi Indonesia untuk terus berkontribusi nyata dalam memperjuangkan hak asasi manusia, menjaga multilateralisme, serta memperkuat peran negara berkembang dalam tatanan global.
