TP PKK Deli Serdang Monitoring Kategori Bangga Kencana, Kesehatan dan PHBS di STM Hulu
Mediaindonesiaraya.co.id I Deli Serdang,2 September 2026 – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang melakukan monitoring Kategori Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Bangga Kencana, Kesehatan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tahun 2026 di Desa Tiga Juhar dan Desa Durian IV Mbelang, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (02/09/2026).
Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, Ny. Asniar Lom Lom Suwondo, mengatakan monitoring menjadi bagian dari Pembinaan sekaligus evaluasi Pelaksanaan Program Pokok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di tingkat Desa. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk melihat langsung pelaksanaan program serta mendorong kader meningkatkan kekompakan dan inovasi.
“Tidak harus memaksakan inovasi yang tidak sesuai dengan kondisi Desa. Lihat kebutuhan masyarakat, kemudian kembangkan inovasinya. Yang paling penting adalah kekompakan antara kader, pemerintah desa dan masyarakat,” ujar Asniar Lom Lom Suwondo saat menghadiri monitoring Kategori Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Bangga Kencana, Kesehatan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tahun 2026 di Desa Tiga Juhar dan Desa Durian IV Mbelang, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (02/09/2026).
Ia juga mengingatkan agar program yang telah berjalan tidak berhenti setelah perlombaan selesai. Khusus PHBS, kebersihan lingkungan, akses air bersih, sanitasi dan pola hidup sehat perlu menjadi kebiasaan masyarakat sehari-hari.
“Jangan hanya dilakukan karena ada perlombaan. Setelah perlombaan selesai, kebiasaan hidup bersih dan sehat harus tetap dilanjutkan,” katanya.
Untuk mendukung hal itu, pemerintah desa bersama kader PKK didorong mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan Jumat Bersih, termasuk membersihkan parit, gorong-gorong dan fasilitas umum. Kader juga diminta aktif mendata persoalan sosial di lingkungan masing-masing, seperti rumah tidak layak huni, anak putus sekolah dan masyarakat yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan.
Asniar Lom Lom Suwondo turut mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan bebas asap rokok, khususnya di rumah yang terdapat anak-anak. Masyarakat yang masih merokok diharapkan menggunakan tempat khusus dan tidak merokok di dalam rumah.
Ia mengajak kader terus belajar, berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan desa yang telah berhasil mengembangkan program PKK, dengan tetap menyesuaikannya dengan kebutuhan dan potensi lokal.
“Jangan minder walaupun berada jauh dari pusat kabupaten. Tunjukkan bahwa desa kita ada, desa kita mampu dan desa kita bisa,” tegasnya.
Melalui monitoring ini, Desa Tiga Juhar dan Desa Durian IV Mbelang diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program, menunjukkan inovasi dan kekompakan, serta meraih hasil terbaik untuk melanjutkan ke tingkat Provinsi Sumatera Utara.(yoel)
