BPS: Impor Bahan Bakar Mineral-Plastik ke Sumut Alami Penurunan

BPS: Impor Bahan Bakar Mineral-Plastik ke Sumut Alami Penurunan
SHARE

Mediaindonesiaraya.co.id I Medan, 13 September 2026 – Impor bahan bakar mineral ke Sumut menurun drastis per Juli 2026. Penurunan impor komoditi ini mencapai 28% dibanding bulan sebelumnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, impor bahan bakar mineral per Juli 2026 sebesar US$ 98,2 juta atau senilai Rp 1,72 triliun. Bahan bakar mineral yang diimpor ke Sumut berupa komoditi Petrolium Bitumen, bahan bakar diesel otomotif, maupun Sektor motor spirit dengan RON 90 dan di atasnya, tetapi di bawah RON 97.

Angka impor bahan bakar mineral ini mengalami penurunan dibanding Juni 2026 yang sempat mencapai US$ 136 juta atau senilai Rp 2,4 triliun.

Apabila diakumulasikan, nilai impor bahan bakar mineral periode Januari-Juli 2026 tercatat sebesar US$ 735 juta atau senilai Rp 12,9 triliun, naik dibanding Januari-Juli 2025 yang hanya tercatat sebesar US$ 495 juta atau senilai Rp 8,71 triliun.

Tak hanya bahan bakar mineral, impor komoditi plastik dan barang dari plastik ke Sumut juga mengalami penurunan. Pada Juli 2026, impor plastik ke Sumut tercatat sebesar US$ 23 juta atau senilai Rp 404,9 miliar.

Angka impor komoditi ini turun 32% dibanding Juni 2026 yang sempat mencatatkan sebesar US$34,1 juta atau sebesar Rp 600 miliar.

Secara keseluruhan, impor ke Sumut per Juli tercatat sebesar US$ 578 juta atau senilai Rp 10,1 triliun, angka ini mengalami kenaikan dibanding Juni 2026 yang tercatat sebesar US$ 9,7 triliun. (yoel)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *