Pemprov Sumut Kenalkan Wisata dan Kuliner kepada Delegasi Malaysia-Thailand

Pemprov Sumut Kenalkan Wisata dan Kuliner kepada Delegasi Malaysia-Thailand
SHARE
Mediaindonesiaraya.co.id I Deli Serdang, 9 September 2026– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memanfaatkan momentum pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) untuk memperkenalkan potensi wisata dan kuliner Sumut kepada para delegasi Malaysia dan Thailand.
Para delegasi berada di Sumut untuk mengikuti 32nd Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Ministerial Meeting and Related Meetings yang berlangsung di Kota Medan, 7–10 September 2026.
Kedatangan delegasi Malaysia disambut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sumut Ardan Noor Hasibuan di CIP/VIP Lounge Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Selasa (8/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Basarin menyampaikan informasi mengenai kondisi terkini di Indonesia dan Sumut. Ia juga memberikan penjelasan terkait aktivitas sejumlah gunung api yang sedang mengalami erupsi, termasuk Gunung Sinabung.
Basarin kemudian memperkenalkan sejumlah destinasi wisata yang dapat dikunjungi delegasi selama berada di Sumut, khususnya di Kota Medan.
“Untuk city tour, bisa mengunjungi Istana Maimon, Rumah Tjong A Fie, Masjid Raya, dan Museum Rahmadsyah. Atau bisa juga menikmati suasana kota lama yang disebut Kesawan,” ujarnya.
Ia juga memperkenalkan sosok Tjong A Fie, pengusaha, bankir, filantropis sekaligus Kapitan Tionghoa asal Guangdong, Tiongkok, yang memiliki peran penting dalam perkembangan perekonomian Kota Medan serta kehidupan sosial dan keberagaman budaya masyarakat.
Selain Kota Medan, para peserta IMT-GT juga ditawarkan mengunjungi sejumlah destinasi unggulan Sumut, seperti Danau Toba dan Berastagi.
Tak hanya wisata, Pemprov Sumut turut memperkenalkan kekayaan kuliner daerah melalui sajian kue tradisional, di antaranya wajik, lemper, puding, dan jambu biji.
Beragam suguhan tersebut mendapat sambutan positif dari para delegasi, termasuk Chief Minister of Perlis, Abu Bakar bin Hamzah.
Abu Bakar menilai sejumlah kuliner yang disuguhkan memiliki kemiripan dengan makanan tradisional Malaysia, meski menggunakan nama atau penyebutan yang berbeda.
Ia juga menyampaikan keinginannya untuk mengunjungi Danau Toba selama berada di Sumut.
“Rasanya tak lengkap kalau sudah sampai ke Sumut tak ke Danau Toba. Plan lainnya, bisa juga ke Berastagi,” katanya.
Abu Bakar bersama Perlis State Secretary Dato’ Noor Azman bin Abdul Rahman dan rombongan mengapresiasi sambutan yang diberikan Pemprov Sumut. Menurutnya, Sumut merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak diminati masyarakat Malaysia.
Sementara itu, delegasi Thailand disambut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sumut Ardan Noor Hasibuan bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Sumut. Penyambutan juga dimeriahkan dengan penampilan pakaian khas daerah Sumut.
Kehadiran delegasi Malaysia dan Thailand di Sumut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan IMT-GT, sebuah kerja sama ekonomi subregional yang dibentuk pada 1993 untuk mempercepat transformasi ekonomi, integrasi, dan konektivitas di wilayah yang mencakup Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Kerja sama IMT-GT diresmikan oleh para kepala negara dan pemerintahan ketiga negara saat itu, yakni Presiden RI Soeharto, Perdana Menteri Malaysia Tun Dr. Mahathir Mohamad, dan Perdana Menteri Thailand Chuan Leekpai.(yoel)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *