CPNS Formasi 2024 Dilantik, Kakanwil Kemenagsu: Kerja Integritas, Disiplin, Profesional, dan Junjung

CPNS Formasi 2024 Dilantik, Kakanwil Kemenagsu: Kerja Integritas, Disiplin, Profesional, dan Junjung
SHARE

MediaIndonesiaRaya.Co.Id | Kamis, 21 Mei 2026, Medan – Sebanyak 623 Calon Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara formasi tahun 2024 resmi dilantik menjadi PNS, Kamis (21/05/2026). Menteri Agama KH. Nasaruddin Umar secara resmi melantik serentak secara nasional, disaksikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Nasional Republik Indonesia Zudan Arif Fakrulloh dan seluruh pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama.

Pelantikan dilaksanakan secara luring dan daring. Untuk titik lokasi Sumatera Utara dibagi menjadi 11 titik lokasi yaitu Aula Kanwil Kemenag Sumut, Aula Kantor Kemenag Simalungun, Dairi, Asahan, Labuhanbatu, Padanglawas, Toba Samosir, Nias, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal.

Hadir dalam Pelantikan titik Lokasi Kanwil Kemenag Sumut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi, Kepala Bagian Tata Usaha Syafrizal Bancin, Kepala Bidang Pendidkan Madrasah Erwin Pinayungan Dasopang, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Sakoanda Siregar, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Dahyar Husein, Pembimas Katolik Marihuttua Pasaribu, Pembimas Buddha Sukasdi, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Deli Serdang, Binjai, Langkat, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi.

Dalam arahannya, Menteri Agama RI menekankan pentingnya integritas, profesionalitas, serta dedikasi ASN Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Para ASN yang baru diangkat diharapkan mampu menjaga amanah dan menjadi teladan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Menag menekankan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar perubahan administratif, tetapi amanah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dengan penuh integritas, profesionalitas, dan tanggung jawab.

“Sebagai ASN Kementerian Agama, selain memegang core value berAKHLAK (Berorientasi Layanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif), khusus untuk ASN Kementerian Agama, saya ingatkan, kalau ingin berhasil di dalam karirnya, lakukanlah ISTIQOMAH (Ikhlas, Sabar, Tawadu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Hikmah),” kata Menag.

“Sepanjang saudara menjalankan ISTIQOMAH ini, Tuhan akan menuntun setiap langkah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN di Kementerian Agama,” pesan Menag.

“Menjadi PNS Kementerian Agama berarti menjadi pelayan masyarakat yang mengemban tugas mulia untuk menjaga kehidupan beragama yang rukun, damai, dan harmonis. Integritas, loyalitas, dan dedikasi harus menjadi nilai utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” sambungnya.

“Kalau ini semua dilakukan, kalian bukan hanya sukses di dunia tapi juga akan sukses berkarir sampai masa mendatang bahkan sampai di akhirat. Mulai hari ini ubah gaya dan pandangan hidupnya sebagai konsekuensi bekerja di Kementerian Agama,” ucap Menag.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin dalam laporannya mengatakan pengadaan ASN Kementerian Agama tahun 2024 mengedepankan prinsip transparan dan akuntabel. Ia menuturkan seleksi CASN Kementerian Agama dilakukan secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik KKN.

“Proses seleksi berjalan dengan tidak membedakan jenis kelamin, suku, agama ras dan asal daerah. Berharap dengan investasi besar dalam sistem yang akuntabel ini akan menghasilkan outcome pada pelayanan publik yang prima,” kata Sekjen.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh dalam sambutannya berpesan kepada para PNS baru dilantik untuk selalu mengedepankan profesionalisme, memupuk solidaritas sesama ASN dan menjaga integritas dalam mengemban tugas sebagai ASN.

“Karena dunia telah berubah, teman-teman tidak boleh hidup di masa lalu untuk di masa kini, ingat 4K sepanjang kalian bertindak. “K” yang pertama adalah Kecepatan. Didalam bekerja, perhatikan aspek kecepatan, jangan kerja lambat, harus mampu bekerja cepat. Kedua, Kemudahan Pelayanan, beri pelayanan yang memudahkan semua pihak, jangan mempersulit, permudah semua pelayanan kepada masyarakat. Ketiga, Kemanfaatan Kebijakan, buat kebijakan yang banyak memberikan manfaat untuk umat. “K” yang terakhir adalah Kebahagiaan, pikirkan kebahagiaan masyarakat. 4K ini yang harus selalu menjadi orientasi kita dalam bekerja,” ucapnya.

Kakanwil Kemenagsu: ASN Harus Jadi Teladan
Usai mengikuti Pelantikan Nasional, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi memberikan bimbingan dan arahan ke pada ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Sumut secara daring dan luring. ada 76 PNS yang mengikuti secara luring di Aula Kanwil Kemenag Sumut.

Ahmad Qosbi menyampaikan sesuai regulasi seluruh PNS yang mengucapkan sumpah mengandung tanggung jawab pada diri sendiri, masyarakat, pemerintah, bangsa dan negara, dan Tuhan yang Maha Esa. Sumpah tersebut menjadi kode etik dan kode perilaku yang melekat secara pribadi pada diri PNS, baik saat kedinasan, maupun di luar kedinasan.

Ia juga menyampaikan seluruh rangkaian pengadaan PNS telah dilalui dan dilaksanakan sesuai aturan, mulai dari perencanaan, pengumuman, pelamaran, seleksi, pengumuman hasil, pengangkatan, hingga hari ini pelantikan dan pengambilan sumpah/janji sebagai PNS.

“Sebuah proses yang ketat dan tidak mudah, insya Allah dijamin tidak ada permainan di dalamnya. Insya Allah dengan proses seleksi yang profesional, trasparan, dan akuntabel ini menghasilkan PNS yang kita yakini sesuai kebutuhan, dapat meningkatkan tata kelola pemerintahan, dan menghadirkan wajah pelayanan yang lebih baik kedepannya,” ujarnya.

Ia berpesan agar PNS yang dilantik mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing. Menjaga etika dan marwah profesi, serta memberikan pelayanan terbaik ke pada masyarakat dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

“Jangan berhenti hanya karena sudah menjadi PNS, sudah puas dengan apa yang sudah diraih hari ini. terus belajar, tingkatkan kompetensi, dan memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan instansi, maupun Pembangunan bangsa, dan turut nyata mewujudkan “Kemenag Berdampak”, tambahnya.

Kakanwil Kemenag Sumut menekankan agar PNS yang baru dengan yang lama saling berkolaborasi dan saling nasihat menasihati. Jadikan PNS baru ini sebagai kekuatan baru untuk mewujudkan visi dan misi bersama. Kakanwil mengingatkan ke pada PNS yang berkaitan dengan proses pengadaan ASN agar tidak melakukan maladministrasi dan apa yang melanggar aturan.

“Jangan ciderai proses bersih yang sudah kita lalui dalam pengadaan PNS ini, jangan ada yang minta-minta dengan dalih apapun, baik sebagai ucapan terima kasih, untuk biaya ini itu, atau alasan lainnya. Jalankan tugas secara jujur, nikmati apa yang merupakan hak kita, syukuri apa yang telah diberikan ke pada kita, jangan mencari lebih sehingga harus bertentangan dengan peraturan perundang-perundangan,” pungkasnya. Red

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *