Gubernur Bobby Tanya soal PJJ, Siswa Kompak Tolak Belajar dari Rumah
Mediaindonesiaraya.co.id I Medan, 23 Oktober 2026- Sebuah momen terjadi di acara pembukaan program Teras Pelajar Sumut Berkah, saat Gubernur Sumut Bobby Nasution bertanya kepada para siswa apakah harus dilakukan kembali Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mengingat kondisi asap yang kembali masuk ke Sumut.
Serentak para siswa-siswi menolaknya. Beragam alasan diutarakan siswa seperti keefektifan belajar, hingga mengaku uang jajan yang tidak lagi diberikan orang tua ketika belajar dari rumah.
“Apa? Uang jajan pas ada asap sama gak ada asap sama, tapi kalau PJJ gak dikasih jajan. Oh karena ada yang mau nabung beli barang favorit jadi agak lama,” ujar Bobby.
“Intinya anak-anak kita bisa melaksanakan belajar lagi langsung ke sekolahnya masing-masing, gak PJJ lagi, karena ini langsung anak-anak sekolahnya yang nolak (PJJ),” ucap Bobby menambahkan.
Bobby mengaku memahami PJJ tidak sepenuhnya membantu proses belajar, justru sebaliknya. Ia berharap kondisi tidak semakin parah.
“Memang PJJ ini tantangannya berat, bukan hanya ke anaknya, kadang ke orangtuanya. Saya minta tadi jangan sampai kualitas udaranya membuat pembatasan aktivitas diluar rumah,” tuturnya kepada Wartawan.
Ia juga berharap dalam dua hari ke depan kondisi udara membaik sehingga PJJ tidak kembali perlu diterapkan.
“Untungnya ini hari Jumat, kita masih ada dua hari besok dan minggu, kalau memang ada asap dan kita bisa kita lakukan penindakan, bisa kita lakukan satu dua hari ini sehingga hari Senin anak-anak tidak perlu melakukan PJJ,” kata Bobby.
Sebelumnya, Bobby mengatakan pihaknya membuka peluang kembali membuat hujan buatan melihat kondisi asap Karhutla yang kembali memasuki wilayah udara Sumatera Utara.(yoel)
