Rico Waas Minta Putra-Putri Kebudayaan Medan Perdalam Pengetahuan Budaya
Mediaindonesiaraya.co.id I Medan, 2 Oktober 2026 – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meminta para pemenang Putra-Putri Kebudayaan Kota Medan memperdalam pengetahuan tentang kebudayaan daerah sebelum mengikuti ajang tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Menurut Rico Waas, kekayaan budaya Kota Medan tidak sekadar ditampilkan, tetapi harus dipahami secara utuh oleh generasi muda yang mengemban misi memperkenalkan dan melestarikannya.
Pesan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi para pemenang Putra-Putri Kebudayaan Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis (1/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Rico menegaskan bahwa pemahaman kebudayaan tidak boleh hanya terbatas pada seni pertunjukan, tetapi juga harus mencakup sejarah, kuliner, serta berbagai aspek yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Kota Medan.
“Pelajari tentang kebudayaan itu, mulai dari sejarah, kuliner, hingga seni. Kalian harus bisa mempelajari budaya secara mendalam,” ujar Rico.
Ia menambahkan, Duta Budaya memiliki peran strategis dalam menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan generasi muda terhadap keberagaman etnis dan budaya yang hidup harmonis di Kota Medan.
Rico juga mengapresiasi rencana penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah Kota Medan yang dinilai dapat menjadi wadah edukasi sekaligus pelestarian budaya.
Namun, ia mengingatkan agar penyelenggara tetap menjaga keaslian unsur-unsur tradisional yang ditampilkan.
Sementara itu, Budayawan Kota Medan, Muhar Omtatok, yang hadir mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution, menjelaskan bahwa enam pasang Putra-Putri Kebudayaan Kota Medan akan dikirim untuk mengikuti ajang tingkat Provinsi Sumatera Utara pada November mendatang.
Audiensi tersebut turut membahas persiapan Pekan Kebudayaan Daerah Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 8–10 Oktober 2026 di Lapangan Benteng Medan.
Kegiatan itu akan menghadirkan Kampung Budaya serta berbagai kompetisi seni dan permainan tradisional, di antaranya zapin kreasi, egrang, berbalas pantun, hingga menegakkan keris yang melibatkan pelajar tingkat SD dan SMP.
“Harapan kita, Putra-Putri Budaya ini dapat membawa kebudayaan Medan ke tingkat provinsi maupun nasional. Biar budaya kita lebih dikenal luas, tidak hanya di Medan saja,” pungkas Muhar. (yoel)
