Sugiat Santoso Gaungkan Program Istura dari Istana Yogyakarta, Jadikan Istana Ruang Edukasi Rakyat
Mediaindonesiaraya.co.id | Yogyakarta – Jumat 13 Februari 2026 Pimpinan Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, menggencarkan Program Istura (Istana untuk Rakyat) dari Istana Kepresidenan Yogyakarta. Program ini bertujuan menjadikan seluruh istana kepresidenan sebagai ruang publik yang edukatif, inklusif, dan bermakna bagi masyarakat luas.
Melalui Program Istura, sejumlah istana kepresidenan seperti Istana Merdeka, Istana Bogor, Istana Cipanas, Istana Kepresidenan Tampaksiring, dan Istana Yogyakarta akan dioptimalkan sebagai pusat pembelajaran publik.

Menurut Sugiat Santoso, ke depan istana tidak hanya diposisikan sebagai pusat kegiatan kenegaraan dan operasional presiden, tetapi juga sebagai warisan sejarah bangsa serta saksi perjalanan panjang perjuangan Indonesia. Dengan konsep keterbukaan yang terukur, masyarakat diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, serta dinamika pengambilan kebijakan negara.
“Melalui kunjungan terkurasi dan kegiatan edukatif, masyarakat dapat memahami sejarah, demokrasi, dan konstitusi bangsa secara langsung dari simbol-simbol kenegaraan,” ujar Sugiat.
Program Istura juga diarahkan sebagai sarana literasi sejarah, penguatan karakter kebangsaan, serta internalisasi nilai persatuan, demokrasi, dan konstitusionalisme. Pemanfaatan ruang istana diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga identitas dan jati diri bangsa.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa akses yang dibuka tetap dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dengan demikian, istana kepresidenan dapat menjadi simbol kedekatan negara dengan rakyat, sekaligus membangun rasa memiliki, kebanggaan nasional, dan partisipasi publik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui Program Istura, pemerintah dan legislatif berharap istana tidak lagi dipandang sebagai ruang yang eksklusif, melainkan sebagai rumah besar bagi seluruh rakyat.Red
