Gusmiyadi Menerima Aksi Unras Petani Bawang Sumut Demo DPRD, Desak Tindak Tegas Impor Ilegal dan Evaluasi Pejabat Terkait
Mediaindonesiaraya.co.id | Medan Senin 6 April 2026 — Anggota Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara, Gusmiyadi, SE dari Fraksi Gerindra menerima aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Petani Bawang Sumatera Utara di halaman Gedung DPRD Sumut, Senin.
Dalam aksi tersebut, para petani menyuarakan keresahan mereka terhadap maraknya peredaran bawang impor ilegal yang dinilai merugikan petani lokal. Mereka mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah tegas dan terukur.
Koordinator aksi menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta penertiban peredaran bawang impor ilegal di seluruh wilayah Sumatera Utara melalui operasi terpadu yang melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi terkait lainnya. Selain itu, mereka juga mendesak agar dilakukan pengusutan secara menyeluruh hingga ke akar permasalahan, termasuk mengungkap aktor intelektual di balik praktik impor ilegal tersebut.
Aliansi Petani Bawang Sumatera Utara juga meminta Gubernur Sumatera Utara untuk segera mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Perdagangan Sumatera Utara yang dinilai belum optimal dalam mengendalikan peredaran barang impor ilegal.
Tak hanya itu, massa aksi turut mendesak Komisi B DPRD Sumut agar menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal melalui inspeksi mendadak ke pasar tradisional, gudang distribusi, dan pusat perdagangan guna memastikan tidak adanya peredaran bawang ilegal.
Kepada aparat penegak hukum, khususnya Kapolda Sumatera Utara, mereka meminta evaluasi terhadap kinerja Bareskrim dalam memperketat pengawasan dan penindakan terhadap jalur masuk distribusi barang impor, baik melalui pelabuhan, jalur darat, maupun rantai distribusi di tingkat lokal.
Selain itu, mereka juga menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Satgas Pangan dan Ditreskrimsus dalam upaya pencegahan peredaran bawang ilegal, serta mendorong peningkatan kinerja yang lebih transparan dan akuntabel.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gusmiyadi menyatakan akan menampung seluruh tuntutan yang disampaikan dan meneruskannya kepada pihak-pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti.
Aksi unjuk rasa berlangsung dengan tertib di bawah pengawalan aparat keamanan, dan diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah dalam melindungi petani lokal serta menjaga stabilitas harga dan distribusi komoditas pangan di Sumatera Utara.Red
