Ayam Kinantan Mengamuk : Brace Cadenazzi Bawa PSMS Benamkan Sumsel United 3-1 ​

Ayam Kinantan Mengamuk : Brace Cadenazzi Bawa PSMS Benamkan Sumsel United 3-1 ​
SHARE

Mediaindonesiaraya.co.id |Medan– Sabtu 14 Februari 2026 PSMS Medan seolah mengamuk saar menjamu tamunya Sumsel United, dalam lanjutan kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia musim 2025/2026, di Stadion Utama Sumatera Utara, Tm berjuluk Ayam Kinantan sukses mengamankan poin penuh setelah menumbangkan tim papan atas, Sumsel United, dengan skor meyakinkan 3-1.

Kemenangan ini tidak hanya menjadi ajang balas dendam atas kekalahan di putaran sebelumnya, tetapi juga menjadi sinyal kuat kebangkitan anak asuh Eko Purdjianto di babak Championship.

Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit, PSMS Medan langsung mengambil inisiatif serangan. Dukungan ribuan suporter setia yang memadati stadion berkapasitas 20.000 penonton tersebut tampaknya membakar semangat para pemain.

Laga baru berjalan dua menit, publik tuan rumah langsung bersorak kegirangan. Penyerang tajam asal Argentina, Felipe Cadenazzi, berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah mengonversi umpan matang dari D Saputra. Gol cepat ini mengubah skor menjadi 1-0 dan memaksa Sumsel United untuk keluar menyerang lebih awal.

Tensi pertandingan meningkat cukup tinggi di pertengahan babak pertama. Wasit terpaksa mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain PSMS Medan, yakni F Rahman pada menit ke-28 dan E Gutawa pada menit ke-35, guna meredam permainan keras yang diperagakan tuan rumah untuk memutus alur serangan lawan. Meski Sumsel United unggul tipis dalam penguasaan bola sebesar 53 persen, pertahanan kokoh yang digalang lini belakang PSMS membuat skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, Sumsel United mencoba melakukan penyegaran dengan menarik keluar Fariel N dan Kemaluddin M untuk memasukkan Afrizal S dan Darmawan T pada menit ke-50. Namun, justru PSMS yang kembali menunjukkan efektivitasnya. Menit ke-55, D Saputra yang sebelumnya memberikan asis kini berganti peran menjadi eksekutor. Tendangan terukurnya gagal dihalau kiper lawan, memperlebar keunggulan menjadi 2-0.

​Dominasi PSMS Medan semakin terlihat saat Felipe Cadenazzi mencetak gol keduanya pada menit ke-62. Memanfaatkan kerja sama apik dengan A Nugroho, Cadenazzi menunjukkan kelasnya sebagai predator di kotak penalti. Skor 3-0 membuat posisi PSMS di atas angin.

Sumsel United sempat memberikan perlawanan dan berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 pada menit ke-74. Namun gol tersebut hanya menjadi hiburan bagi tim tamu karena hingga laga usai, kedudukan tidak berubah.

Kemenangan ini memberikan dampak signifikan pada posisi klasemen sementara di Grup Barat. Tambahan tiga poin membuat koleksi poin PSMS Medan kini melonjak menjadi 29 poin dari 19 pertandingan. Hasil ini sekaligus memangkas jarak dengan Sumsel United yang tertahan di posisi ketiga dengan 31 poin.

Dengan kompetisi yang menyisakan jadwal krusial, PSMS Medan kini berhasil menembus posisi empat besar dan membuka peluang lebar untuk bersaing di jalur promosi. Statistik pertandingan mencatat keunggulan efektivitas PSMS dengan total 10 tembakan, di mana 8 di antaranya mengarah tepat ke gawang, membuktikan bahwa strategi menyerang balik yang diterapkan coach Eko Purdjianto berjalan dengan sempurna.Red

Redaksi MIRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *