Listrik Sering Padam di Tanjung Pura, Permada Ancam Gelar Aksi Besar-besaran
Mediaindonesiaraya.co.id I Langkat, 9 September 2026— Presidium Rakyat Membangun Peradaban (PERMADA) akan menggelar aksi di depan Kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tanjung Pura pada Jumat, 11 September 2026 mendatang.
Aksi tersebut dilatarbelakangi oleh keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang dinilai kerap terjadi di sejumlah wilayah.
Beberapa daerah yang disebut sering mengalami pemadaman dalam beberapa waktu terakhir antara lain Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, serta Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat Sumatera Utara.
Dalam keterangan Persnya, Ariswan Selaku Koordinator PERMADA didampingi Andrean sekretaris, mengatakan pemadaman listrik sangat sering terjadi.
“Di Desa Pematang Cengal pada tanggal 26 Agustus 2026 kemarin terjadi pemadaman listrik sebanyak tiga kali dalam sehari dan pada tanggal 7 September 2026 kemarin terjadi pemadaman listrik selama kurang lebih 13 jam, pada tanggal 8 September juga terjadi lagi pemadaman listrik dan sebelumnya juga sangat sering terjadi pemadaman listrik secara singkat yang terjadi berulang. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat, terutama warga yang bergantung pada pasokan listrik untuk kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas ekonomi, pemadaman listrik singkat yang terjadi berulang kali dapat memicu potensi kebakaran, terutama akibat lonjakan arus (surge) saat listrik menyala kembali yang dapat menyebabkan kerusakan komponen elektronik”, terang Ariswan.
Terpisah, Sekretaris PERMADA Andrean menyampaikan keluhan pemadaman listrik yang sering terjadi di Desa Muka Paya Kecamatan Hinai yang merupakan tempat tinggalnya.
“Di tempat tinggal saya Desa Muka Paya juga sangat sering terjadi pemadaman listrik, setiap terjadi pemadaman listrik di tempat saya, saya berkomunikasi dengan Ariswan, desa muka paya dan desa pematang cengal sering terjadi pemadaman listrik bersamaan”, terang Andrean.
Atas kondisi tersebut, Ariswan menyatakan akan menyampaikan aspirasi masyarakat melalui aksi di depan Kantor PLN ULP Tanjung Pura.
Ariswan menegaskan bahwa masyarakat di desa juga memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan dan aliran listrik yang layak serta andal.
Melalui aksi tersebut, Ariswan berharap pihak PLN dapat memberikan perhatian terhadap persoalan pemadaman listrik yang dikeluhkan warga serta mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kualitas dan keandalan pelayanan listrik di wilayah tersebut.
Diakhir pernyataanya Ariswan mendesak General Manager PLN UID Sumatera Utara segera Evaluasi Manager PLN ULP Tanjung Pura, karena seringnya terjadi pemadaman listrik dinilai kurang serius mengurusi pelayanan listrik untuk masyarakat. (yoel)
