Hubungan Bobby Nasution Sempat Renggang dengan Kejari di Medan yang Minta Uang ke Kepsek

Hubungan Bobby Nasution Sempat Renggang dengan Kejari di Medan yang Minta Uang ke Kepsek
SHARE

Mediaindonesiaraya.co.id I Medan, 7 Oktober 2026- Gubernur Sumut Bobby Nasution mengaku salah satu Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) di Medan pernah meminta uang dengan kepala sekolah ketika dirinya masih menjadi Wali Kota Medan. Sejak saat itu hubungannya dengan Kejari tersebut menjadi renggang.

Cerita itu disampaikan Bobby saat acara launching Jaksa Sahabat Pendidik di Kantor Gubsu. Dalam acara tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut Muhibuddin hadir.

Mulanya Bobby Nasution bercerita soal lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang memiliki nama mirip dengan lembaga penegak hukum. Sehingga kepala sekolah takut dengan yang ada di belakang LSM itu.

“Pak Kajati, sebenarnya yang kepala sekolah ini-kalau yang benar, Pak ya, kalau yang salah wajib takut, kalau yang benar dan yang mau menjalankan dengan benar, ini bukan takut sama LSM nya, Pak, tapi takut sama yang bekingi LSM-nya, Pak,” ujarnya Selasa (6/10/2026).

Setelahnya Bobby menyinggung ada Kejari di Medan yang pernah berantem dengannya. Hal itu disampaikan Bobby kepada Muhibuddin.

“Mohon izin, mohon izin, Pak Kajati sampaikan, saya dulu pas di Medan, mohon maaf Pak Rico bukannya menyinggung nih, Pak ya. Saya dulu pas di Medan, Pak, mohon izin, Pak, saya pernah berantem, Pak, sama Forkopimda saya. Makanya tadi pas Pak Kajati sampaikan Pak Rico tadi didampingi 2 Kejari, seingat saya, Pak, saya pernah berantam sama salah satu Kejari saya di Medan, Pak,” sebutnya.

Saat itu, Kajari disebut meminta uang Rp 5-10 juta ke kepala sekolah. Kebetulan, Bobby saat itu mau bertemu dengan Kajati Sumut.

“Karena kepala sekolah, Pak. Nah itu ada Pak Sulaiman. Jadi saya ingat, Pak Kejari-nya waktu itu minta uang ke kepala sekolah-kepala sekolah, seingat saya totalnya ada Rp 5 juta, ada Rp 10 juta, kebetulan pada saat itu siangnya saya mau ketemu sama Pak Kajati, Pak. Betul ya, Pak Kajati, betul ya dulu ya? Saya mau ketemu sama Pak Kajati waktu itu, kami ada kegiatan Pemkot Medan dan Kejatisu, paginya, itu Kepala Dinas Pendidikan saya laporan,” ucapnya. (yoel)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *