Lurah Dwikora Diperiksa Inspektorat Medan untuk Pembinaan

Lurah Dwikora Diperiksa Inspektorat Medan untuk Pembinaan
SHARE

Mediaindonesiaraya.co.id – Medan, 30 September 2026 -Buntut inspeksi mendadak (sidak) Wali Kota Medan, Lurah Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Rio Rahmad Alam Siregar mendapat pembinaan di Inspektorat.

“Benar, dari sidak Pak Wali kemarin langsung kita panggil Lurah Dwikora. Beberapa ASN di sana juga kita panggil untuk dilakukan pembinaan,” ucap Inspektur Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, Rabu (30/9/2026).

Erfin menjelaskan, pembinaan terhadap Lurah Dwikora lantaran dianggap tidak bisa menjaga kebersihan kantor dan lingkungan kerjanya.

“Dari sidak kemarin jelas terlihat beberapa ruangan sangat kotor. Jadi pembinaannya sekitar kebersihan kantor dan jangan sampai diulangi lagi,” jelasnya.

Dengan pembinaan ini, Erfin juga mengingatkan seluruh jajaran kewilayahan untuk bisa memedomani perintah terkait menjaga kebersihan kantor dan lingkungan kerja.

“Sudah sepatutnya memang ASN ini menjadi contoh bagi masyarakat, terutama soal kebersihan. Jika kantor pemerintahannya tidak bersih dan benar, jangan salahkan masyarakat akan menerapkan pola yang sama. Itu yang tidak kita inginkan, makanya pembinaan langsung kita lakukan pada Lurah Dwikora,” katanya.

Pj. Sekda Pemko Medan ini juga mengingatkan para camat untuk aktif mengawasi jajaran di bawahnya untuk menjalankan segala aturan yang ditentukan.

“Pembinaan bisa juga kita lakukan terhadap camat jika memang tidak peduli terhadap situasi jajaran di bawahnya. Artinya semua harus peduli. Apalagi kewilayahan itu kan wajah Pemko Medan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Saya harap situasi ini tidak terulang lagi dan sudah kita ingatkan ke seluruh OPD dan jajaran Pemko Medan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Wali Kota Medan, Rico Waas, tampak berang saat sidak ke kantor Lurah Dwikora di Jalan Setia Luhur, Kecamatan Medan Helvetia, Selasa (29/9/2026).

Di sana, orang nomor satu Pemko Medan ini tampak memeriksa satu per satu ruangan yang tampak tidak terawat dan kotor.

“Kalian mengaku kekurangan ruangan dan meminta ditambah, padahal di sini banyak ruangan, tapi tidak terawat dan kotor. Lampu juga mati. Saya minta semua diperiksa Inspektorat ini,” ketus Rico. (yoel)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *