Kakanwil Kemenag Sumut: Bukan Sekadar Bergandeng Tangan, Madrasah Solid Bergandeng Bahu

Kakanwil Kemenag Sumut: Bukan Sekadar Bergandeng Tangan, Madrasah Solid Bergandeng Bahu
SHARE

MediaIndonesiaRaya.co.id | Binjai, 9 September 2026 – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, menegaskan pentingnya soliditas dan kolaborasi antar-Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan madrasah. ASN diminta tidak hanya sekadar bergandeng tangan, melainkan juga “bergandeng bahu” demi mewujudkan madrasah yang bermutu dan berdaya saing global.

Pesan tersebut disampaikan Kakanwil saat memberikan pembinaan kepada ASN di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Binjai, Senin (7/9/2026). Hadir dalam Pembinaan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumut Syafrizal Bancin dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Binjai Mustapid.

Dalam arahannya, Ahmad Qosbi menekankan bahwa seluruh elemen di madrasah harus bergerak bersama dan saling mendukung dalam menjalankan tugas. Dengan kerja sama yang solid maka berdampak pada prestasi siswa.

“Semua perangkat harus solid dan saling bantu-membantu. ASN harus saling berkolaborasi untuk memajukan madrasah agar mampu bersaing hingga tingkat dunia,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran strategis Komite Sekolah sebagai mitra kerja madrasah. Menurutnya, pihak madrasah perlu membangun komunikasi yang transparan dan membuka ruang kerja sama yang erat dengan komite.

“Komite itu adalah mitra kita. Ajak kerja sama, saling terbuka, dan buka saluran komunikasi selebar-lebarnya untuk bertukar pikiran,” tambahnya.

Menandai penggunaan gedung baru di MTsN Binjai, Kakanwil mengajak seluruh tenaga pendidik dan kependidikan untuk menjadikan momen ini sebagai awal yang baru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Para guru secara khusus didorong untuk terus melahirkan inovasi.

“Di gedung baru ini, kita buka lembaran baru. Guru-guru harus terus berinovasi demi kemajuan para siswa dan madrasah,” pungkasnya.

Dalam pertemuan ini juga Kakanwil Kemenag Sumut menerima sejumlah saran dan rekomendasi guru-guru sebagai bagian dari peningkatan kualitas internal. (isl)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *