Zakiyuddin Tegaskan pada Komisi X DPR RI Pendidikan Tak Boleh Lumpuh Akibat Bencana
Mediaindonesiaraya.co.id I Medan, 6 September 2026— Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk memastikan keberlangsungan pendidikan tetap terjaga meski berada di tengah situasi kebencanaan.
Hal itu disampaikan Zakiyuddin saat menerima kunjungan kerja Komisi X DPR RI di SDN 060950, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (4/9/2026).
Di hadapan pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI, Zakiyuddin menekankan bahwa bencana tidak boleh melumpuhkan masa depan generasi muda. Karena itu, pembangunan dan pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana harus dirancang dengan memperhatikan aspek keamanan dan ketahanan terhadap bencana.
“Kami berprinsip bahwa pendidikan harus tetap menjadi perhatian utama, bahkan dalam situasi kebencanaan sekalipun,” tegas Zakiyuddin.
Ia mengatakan, standar keselamatan harus menjadi perhatian utama dalam proses pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana. Rehabilitasi, rekonstruksi, pembangunan kembali, hingga pengadaan sarana dan prasarana pendidikan harus disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan.
“Pembangunan kembali infrastruktur pendidikan harus memperhitungkan risiko bencana secara matang. Sekolah harus menjadi tempat belajar yang benar-benar aman dan tangguh bagi siswa maupun guru,” ujarnya.
Zakiyuddin berharap kunjungan kerja Komisi X DPR RI tersebut dapat memberikan gambaran secara langsung mengenai kondisi sarana dan prasarana pendidikan, termasuk kebutuhan penanganan serta dukungan anggaran untuk pembangunan infrastruktur pendidikan yang aman dan tangguh terhadap bencana.
“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan gambaran langsung mengenai kondisi satuan pendidikan yang terdampak bencana,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung perkembangan revitalisasi dan rehabilitasi fasilitas pendidikan yang terdampak bencana di Sumatera Utara.
“Beberapa sekolah terdampak, salah satunya SDN 060950 Medan ini. Tadi kami sudah melihat salah satu ruangan yang direvitalisasi, dan sampai hari ini ternyata masih banjir,” kata Lalu.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi dan pembahasan bersama agar persoalan banjir tidak terus mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah.
“Ini bisa menjadi diskusi agar ke depan jangan sampai setiap hujan sekolah ini banjir dan mengganggu aktivitas belajar mengajar,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, Komisi X DPR RI juga membuka ruang dialog bersama kepala sekolah dan jajaran guru. Mereka menyampaikan berbagai kebutuhan riil di lapangan untuk menjadi bahan pembahasan bersama Komisi X DPR RI dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Di tempat yang sama, Kepala SDN 060950 Syahputra menyambut baik kunjungan Komisi X DPR RI. Ia mengapresiasi progres revitalisasi fasilitas sekolah yang terdampak banjir, termasuk revitalisasi SDN 060950 melalui aspirasi DPR RI.
“Saat ini pengerjaan revitalisasi di UPT SDN 060950 dilaporkan telah mencapai 99 persen dan hampir rampung sepenuhnya,” ungkap Syahputra.(yoel)
