Muhammad Dahnil Ginting Dampingi Bupati Deli Serdang Lepas 10 Kades Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus di Universitas Indonesia
Mediindonesiaraya.co.id | Percut Sei TuanSabtu 11 Juli 2026 – Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang Fraksi Gerindra, Muhammad Dahnil Ginting, mendampingi Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, dalam kegiatan pelepasan 10 kepala desa yang akan mengikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) Angkatan II di Universitas Indonesia (UI), Sabtu (11/7/2026).
Prosesi pelepasan dilakukan di sela kegiatan Berjemur (Bupati Berjumpa Rakyat) yang berlangsung di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (10/7/2026). Program KDMK merupakan inisiatif Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa yang akan berlangsung pada 13–16 Juli 2026 di Universitas Indonesia.
Kehadiran Muhammad Dahnil Ginting dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur pemerintahan desa melalui pendidikan dan penguatan kapasitas kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, menyampaikan rasa syukur karena Deli Serdang menjadi salah satu dari tiga kabupaten di Sumatera Utara yang mendapat kesempatan mengikuti Program KDMK Angkatan II, bersama Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Pakpak Bharat.
“Ini merupakan program perdana dan saat ini masih Angkatan II. Beruntung Deli Serdang dipercaya mengirimkan 10 kepala desa untuk belajar di kampus ternama. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan bawalah ilmu yang diperoleh untuk memajukan desa masing-masing,” ujar Bupati.
Menurutnya, program tersebut menjadi kesempatan emas bagi para kepala desa untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi kepemimpinan, serta mempelajari berbagai praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan desa yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.
Program Kepala Desa Masuk Kampus merupakan bagian dari Program Pemerintahan Desa Berdampak Tahun 2026 yang bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala desa, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional, memperluas wawasan pembangunan berbasis data, serta mendorong lahirnya inovasi sesuai potensi lokal desa.
Dari total 14 peserta asal Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 10 kepala desa. Mereka berasal dari Desa Bandar Baru (Kecamatan Sibolangit), Desa Sei Merah (Kecamatan Tanjung Morawa), Desa Medan Krio (Kecamatan Sunggal), Desa Karang Anyar (Kecamatan Beringin), Desa Sigara-gara (Kecamatan Patumbak), Desa Tadukan Raga (Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hilir), Desa Kutalimbaru (Kecamatan Kutalimbaru), Desa Sidodadi (Kecamatan Batang Kuis), Desa Pasar VI Kualanamu (Kecamatan Beringin), dan Desa Selemak (Kecamatan Hamparan Perak).
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap, melalui keikutsertaan dalam Program KDMK, para kepala desa mampu membawa perubahan positif dalam tata kelola pemerintahan desa sehingga pembangunan desa menjadi lebih inovatif, adaptif, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Program Kepala Desa Masuk Kampus sebelumnya telah disosialisasikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, saat membuka Dialog Otonomi Daerah pada rangkaian peringatan HUT ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang digelar di Kabupaten Deli Serdang pada awal Juli 2026.Red
