Dunia Usaha Apresiasi Visi Prabowo Siapkan Pemimpin Masa Depan, SDM Berkualitas Jadi Fondasi Bangsa Besar
Mediaindonesiaraya.co.id | BOGOR, 1 November 2026 – Komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia (SDM) dan menyiapkan calon pemimpin masa depan mendapat apresiasi dari kalangan dunia usaha. Pembangunan manusia dinilai menjadi fondasi utama bagi Indonesia untuk tumbuh menjadi negara maju, mandiri, dan disegani di dunia.
Apresiasi tersebut disampaikan sejumlah anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia setelah mengikuti taklimat Presiden Prabowo kepada peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 Tahun Anggaran 2026 dan peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin seluruh Indonesia di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/10/2026).
Anggota Kadin Indonesia, James Riyadi, menilai Presiden Prabowo memiliki perhatian besar terhadap pembangunan manusia, khususnya pendidikan, pembentukan karakter, dan pengembangan kapasitas kepemimpinan.
Menurut James, sejarah menunjukkan bahwa bangsa-bangsa besar tidak pernah terlepas dari keberhasilan membangun kualitas manusianya, terutama dalam menyiapkan pemimpin yang memiliki karakter kuat dan integritas.
“Hari ini pimpinan dunia usaha melihat seorang Presiden yang luar biasa. Beliau mencurahkan hatinya untuk pendidikan dan pembangunan manusia. Beliau menceritakan betapa tidak ada bangsa besar yang tidak terkait dengan pembangunan manusia, khususnya pemimpin-pemimpin yang punya karakter,” ujar James.
Ia melihat Presiden Prabowo memiliki ketulusan sekaligus tekad kuat untuk membawa Indonesia menjadi negara maju yang dihormati oleh bangsa-bangsa lain.
James juga mengapresiasi komitmen Presiden dalam membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang berasal dari kelompok masyarakat tertinggal, untuk berkembang berdasarkan kemampuan dan prestasi atau meritokrasi.
Menurutnya, P3MDI merupakan salah satu wujud nyata visi Presiden Prabowo dalam menyiapkan generasi pemimpin Indonesia melalui proses seleksi, pembinaan, dan pendidikan yang terarah.
“Ini visi beliau. Beliau punya visi dan punya keberanian untuk menjalankan visi itu menjadi nyata. Jadi, tidak ada jalan lain, kita harus mendukung. Mereka ini, sekitar 300 lebih anak muda, sudah sarjana, punya pengalaman satu sampai dua tahun, dan akan dilatih secara intensif selama sembilan bulan,” ungkapnya.
James optimistis proses seleksi dan pembinaan yang dilakukan secara serius akan melahirkan calon pemimpin masa depan yang memiliki kapasitas dan karakter untuk membawa Indonesia semakin maju.
Senada dengan James, Wakil Ketua Umum Koordinator Kadin Bidang Pangan Indonesia, Mulyadi Jayabaya, juga mengapresiasi taklimat Presiden Prabowo. Ia menilai pengarahan tersebut memberikan pemahaman lebih luas kepada kalangan dunia usaha mengenai tanggung jawab negara dalam mewujudkan kemajuan bangsa.
“Luar biasa. Taklimat Bapak Presiden Prabowo ini memberikan wawasan kepada kita tentang bagaimana tanggung jawab negara. Negara harus maju, dan ini sangat luar biasa,” kata Mulyadi.
Ia menegaskan, dunia usaha memiliki tanggung jawab untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai agenda pembangunan nasional. Sinergi pemerintah dan sektor swasta, menurutnya, sangat dibutuhkan, termasuk dalam memperkuat ketahanan pangan serta menyiapkan generasi pemimpin yang berkualitas.
“Mari kita bersama-sama, antara swasta dengan pemerintah, karena Kadin adalah mitra pemerintah. Kita dukung program MDI ini supaya ketahanan pangan bisa tercapai. Insyaallah tercapai,” pungkasnya.
Dukungan dunia usaha terhadap P3MDI menjadi bagian penting dari upaya membangun investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia. Sebab, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas manusia yang akan memimpin dan melanjutkan perjalanan bangsa.
Melalui pembangunan SDM yang terencana dan berkelanjutan, Indonesia diharapkan mampu melahirkan generasi pemimpin yang cerdas, kompeten, berkarakter, berani memikul tanggung jawab, serta memiliki tekad kuat mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan dihormati dunia. (*)
