Karantina Sumut: Potensi Ekspor Besar, tapi Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

SHARE

Mediaindonesiaraya.co.id I Medan, 14 Oktober 2026 – Kepala Balai Karantina Sumatera Utara Andi Yusmanto menilai potensi ekspor Sumut cukup besar. Namun, kesiapan bahan baku lokal menjadi tantangan.

“Ekspor dari Sumut ini cukup besar tapi saat ini kendalanya dari kesiapan bahan baku. Bahan baku asal Sumut ini primadona tapi ketika pengiriman selanjutnya tiba-tiba bahan bakunya berkurang atau hilang,” ungkap Andi, Selasa (13/10/2026).

“Ini yang kita coba bagaimana sebenarnya menggalakkan pertanian berkelanjutan,” sambungnya.

Selain kesiapan bahan baku, Andi juga menyoroti tentang keterlacakan untuk produk-produk ekspor. Ia menyebut beberapa negara tujuan ekspor menuntut kejelasan asal-usul barang secara terperinci.

“Sekarang untuk ekspor itu mereka minta keterlacakan. Misalnya, ekspor sarang burung walet, ditanya waletnya dari mana atau kabupaten mana, itu harus lengkap. Jadi tidak ada lagi daerah yang dirugikan,” kata Andi.

Terkait hal ini, Andi menyebut Badan Karantina telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Desa untuk membuka akses ekspor langsung dari desa. Kemudian, pihaknya juga berupaya mempermudah proses dan persyaratan karantina bagi para pelaku usaha.

“Persyaratan karantina kita minimalisir. Kita berharap ekspor barang jadi ini jauh lebih bagus daripada sekadar bahan mentah, agar nilai tambahnya ada dan sumber daya alam kita tidak habis begitu saja,” ucapnya. (yoel)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *