Tinjau SPPG Yayasan Indonesia Nikmat Sehat, LMP MBG Dorong Program MBG Berdayakan Ekonomi Masyarakat
Mediaindonesiaraya.co.id | Medan Rabu 30 September 2026 – Sekretaris Umum DPP Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG), H. M. Said Siregar, S.E., melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Indonesia Nikmat Sehat, Selasa (29/9/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian LMP MBG terhadap pelaksanaan Program MBG di tingkat dapur SPPG. Selain memastikan proses penyediaan makanan bergizi berjalan dengan baik, kunjungan tersebut juga menyoroti dampak keberadaan SPPG terhadap masyarakat dan perekonomian di lingkungan sekitar.

Said Siregar menegaskan bahwa keberadaan dapur SPPG tidak semata-mata harus dilihat dari kapasitas produksi maupun jumlah makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat. Menurutnya, Program MBG juga memiliki potensi besar untuk menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi SPPG.
“Hari ini, satu hal yang pasti dan perlu diingat, MBG ini bukan sekadar makan bergizi gratis tapi juga mensejahterakan perekonomian di sekeliling wilayah dapur,” ujar Said.
Ia menjelaskan, pelaksanaan MBG dapat membangun sebuah ekosistem ekonomi yang melibatkan masyarakat setempat. Keterlibatan tersebut dapat diwujudkan melalui penyerapan tenaga kerja, penyediaan bahan pangan, hingga terbukanya peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menjadi bagian dari rantai pasok SPPG.

Dengan demikian, manfaat Program MBG diharapkan tidak hanya dirasakan oleh anak-anak maupun kelompok masyarakat yang menjadi penerima manfaat makanan bergizi, tetapi juga memberikan efek positif terhadap masyarakat yang berada di sekitar dapur SPPG.
“Kalau masyarakat sekitar ikut terlibat, maka program ini akan memberikan manfaat yang lebih luas. Ada tenaga kerja yang terserap, ada pelaku usaha yang bergerak, dan ada pemasok bahan pangan lokal yang mendapatkan peluang,” jelasnya.
Said menambahkan, sinergi antara SPPG dengan masyarakat sekitar menjadi salah satu aspek penting dalam membangun keberlanjutan program. Menurutnya, pengelolaan dapur SPPG yang melibatkan potensi lokal dapat menciptakan perputaran ekonomi sekaligus memperkuat keberadaan program di tengah masyarakat.
LMP MBG, lanjut Said, akan terus memberikan perhatian terhadap pelaksanaan Program MBG melalui peninjauan dan pemantauan di lapangan. Hal tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung bagaimana program berjalan sekaligus mendorong agar manfaat MBG dapat dirasakan secara lebih luas.
“Kita ingin MBG berjalan dengan baik, makanan bergizi tersalurkan kepada penerima manfaat, dan pada saat yang sama masyarakat di sekitar dapur juga mendapatkan dampak ekonomi,” pungkasnya.
Peninjauan SPPG Yayasan Indonesia Nikmat Sehat tersebut menjadi bagian dari upaya LMP MBG untuk mendorong pelaksanaan Program MBG yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga mampu membangun ekosistem ekonomi masyarakat di sekitar dapur SPPG.
