Pangdam I/BB Siagakan 1.279 Personel Antisipasi Erupsi Besar Sinabung

Pangdam I/BB Siagakan 1.279 Personel Antisipasi Erupsi Besar Sinabung
SHARE

Mediaindonesiaraya.co.id I Karo, 4 September 2026 – Panglima Kodam I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin apel gabungan skala besar untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Api Sinabung di Makodim 0205/Tanah Karo, Kamis (3/9/2026).

Sebanyak 1.279 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, tim medis, dan stakeholder lainnya disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk akibat aktivitas Gunung Api Sinabung.

Usai apel, Pangdam I/BB didampingi Dandim 0205/TK, Kapolres Karo, dan Bupati Karo meninjau Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Sinabung di Gang Kayu Bakar, Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo.

“Berdasarkan penjelasan dari tim PVMBG, aktivitas Gunung Sinabung berdasarkan pemantauan hari ini kecenderungannya menurun dibandingkan tanggal 31 Agustus kemarin. Namun kita tidak boleh lengah. Karena kondisi yang menurun ini bisa juga menjadi titik awal erupsi yang lebih besar,” ujar Hendy.

Menurutnya, meskipun erupsi besar tidak diharapkan terjadi, langkah antisipasi tetap harus dilakukan. Seluruh unsur aparat di Sumatera Utara, baik Kodam I/BB, kepolisian maupun pemerintah daerah, diminta mendukung upaya penanganan apabila terjadi erupsi Gunung Sinabung.

“Sehingga seluruh unsur aparat yang ada di Sumatera Utara baik dari Kodam I/BB, aparat Kepolisian dan Pemerintah Daerah Kabupaten Karo agar mendukung semua upaya dalam penanganan erupsi Gunung Sinabung,” katanya.

Hendy menyebutkan, upaya evakuasi masyarakat yang berada di zona bahaya juga telah dilakukan. Salah satunya warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Naman Teran, yang telah dievakuasi ke posko pengungsian di Losd Desa Sukatepu.

“Walaupun masyarakat Desa Kuta Tengah tidak merasakan ada dampak, tetapi analisa dan evaluasi dari pihak PVMBG bahwa kemungkinan terjadi dampak erupsi yang lebih besar,” ujarnya.

Selain menyiagakan 1.279 personel gabungan, Kodam I/BB juga mencadangkan tiga satuan setingkat batalion dari Yonif TP yang berada di Sumatera Utara. Satuan tersebut disiapkan untuk memperkuat personel gabungan apabila dibutuhkan.

Pangdam mengimbau masyarakat untuk menjauhi zona merah dan wilayah yang direkomendasikan PVMBG.

“Imbauan kita kepada masyarakat untuk menjauhi zona merah termasuk yang di antaranya direkomendasikan oleh PVMBG. Mudah-mudahan hal terburuk tidak terjadi. Namun apabila terjadi kita sudah siap melaksanakan evakuasi dan membantu masyarakat,” pungkas Hendy. (yoel)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *