Drs. H. M. Subandi, ST., MM : Komisi E DPRD Sumut Terima Aspirasi Driver Ojol, Dorong Realisasi Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen

Drs. H. M. Subandi, ST., MM : Komisi E DPRD Sumut Terima Aspirasi Driver Ojol, Dorong Realisasi Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen
SHARE

Mediaindonesiaraya.co.id | Medan Kamis 18 Juni 2026 – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara, Drs. H. M. Subandi, ST., MM bersama rekan-rekan anggota Komisi E menerima audiensi dan unjuk rasa yang disampaikan oleh Aliansi Solidaritas Driver Medan. Dalam pertemuan tersebut, para pengemudi ojek online (ojol) menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan kesejahteraan mitra pengemudi.

Salah satu tuntutan utama yang disampaikan adalah realisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur batas maksimal potongan aplikasi ojek online sebesar 8 persen. Para driver berharap aturan tersebut dapat segera diterapkan secara efektif oleh seluruh perusahaan aplikator guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para mitra pengemudi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Drs. H. M. Subandi, ST., MM menyatakan bahwa Komisi E DPRD Sumatera Utara menerima dan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan oleh para driver ojol. Menurutnya, persoalan kesejahteraan mitra pengemudi merupakan hal penting yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Kami menerima beberapa tuntutan yang disampaikan oleh Aliansi Solidaritas Driver Medan, khususnya terkait permintaan realisasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 mengenai batas maksimal potongan aplikasi ojek online sebesar 8 persen. Aspirasi ini akan menjadi perhatian kami untuk diteruskan kepada pihak-pihak terkait,” ujar Subandi.

Selain itu, para pengemudi juga meminta agar DPRD memfasilitasi pertemuan antara pihak aplikator dan mitra driver ojol. Mereka berharap adanya dialog yang konstruktif sehingga dapat ditemukan solusi terbaik terhadap berbagai persoalan yang dihadapi para pengemudi, termasuk terkait sistem kemitraan, tarif, dan perlindungan kesejahteraan.

Subandi menegaskan bahwa Komisi E DPRD Sumut siap mendorong komunikasi antara perusahaan aplikator dan para mitra pengemudi. Menurutnya, sinergi antara kedua belah pihak sangat diperlukan agar tercipta hubungan kemitraan yang adil dan berkelanjutan.

“Kami berharap ada ruang dialog yang mempertemukan pihak aplikator dengan para driver ojol. Dengan demikian, berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan dapat dibahas bersama dan ditemukan solusi yang berpihak pada kesejahteraan para pengemudi,” katanya.

Aksi penyampaian aspirasi berlangsung dengan tertib dan kondusif. Para driver berharap tuntutan yang mereka sampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi terciptanya keadilan dan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh mitra pengemudi ojek online di Sumatera Utara.Red

Redaksi MIRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *