Musprov IMI Sumut Digelar, Harun Mustafa Nasution Calon Tunggal Ketua Periode 2026-2030
Mediaindonesiaraya.co.id | Medan Rabu 3 Juni 2026 – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) untuk memilih Ketua IMI Sumut periode 2026-2030 di Medan, Pada Selasa (2/6/2026). Dalam agenda tersebut, Harun Mustafa Nasution menjadi calon tunggal yang mendaftar sebagai Ketua IMI Sumut untuk masa bakti empat tahun ke depan.
Pada kesempatan itu, Harun Mustafa Nasution yang juga menjabat Ketua IMI Sumut periode 2021-2025 menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengurus dan klub-klub otomotif di bawah naungan IMI Sumut apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan.
“Lima tahun yang lalu kami dipilih memimpin IMI Sumatera Utara, mungkin banyak kekurangan, ada juga kelebihan. Dalam kekurangan kami, saya memohon maaf,” ujar Harun dalam sambutannya saat pembukaan Musprov.
Selain menyampaikan permohonan maaf, Harun juga memaparkan sejumlah capaian yang berhasil diraih IMI Sumut selama satu periode kepengurusannya. Salah satu prestasi yang dibanggakan adalah keberhasilan IMI Sumut meraih dua penghargaan tingkat nasional.
“Ini suatu prestasi yang luar biasa. Begitu banyak IMI di Indonesia, Sumatera Utara dapat dua piala selama lima tahun,” ungkapnya.
Menurut Harun, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pengurus, klub, serta insan otomotif yang selama ini berkontribusi membesarkan IMI Sumut.
Tak hanya itu, IMI Sumut juga berhasil menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan otomotif, termasuk ajang rally tingkat nasional. Bahkan, pihaknya terus berupaya memperjuangkan Sumatera Utara agar dapat menjadi tuan rumah World Rally Championship (WRC) di masa mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum IMI Sumut yang akrab disapa Ijeck menegaskan pentingnya meninggalkan warisan positif bagi organisasi. Menurutnya, jabatan yang diemban harus mampu memberikan manfaat dan dikenang melalui berbagai prestasi yang telah dicapai.
“Kita mau, diamanahkan jabatan menjadi legacy yang kita tinggalkan, yang diingat hal-hal baik walaupun tak sempurna,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai hanya oleh seorang ketua, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh jajaran.
“Kekompakan perlu, karena pengurus tidak mungkin ketua berjalan sendiri. Harus semuanya bersama-sama,” katanya.
Selain itu, Ijeck meminta IMI Sumut untuk terus mendorong para pebalap agar lebih rutin berlatih guna meningkatkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Tidak mungkin ada prestasi tanpa latihan yang baik,” tegasnya.
Sementara itu, panitia Musprov IMI Sumut mengungkapkan bahwa hingga batas akhir pendaftaran hanya terdapat satu kandidat yang mendaftar, yakni Harun Mustafa Nasution. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi Harun untuk kembali memimpin IMI Sumut melalui mekanisme aklamasi.
Ijeck mengaku bersyukur proses pemilihan dapat berlangsung secara aklamasi karena hal tersebut menunjukkan adanya kesepahaman dan kesepakatan di antara seluruh pemilik suara sebelum Musprov dilaksanakan.
“Alhamdulillah, karena harapan kita aklamasi itu karena kesepakatan sebelum musda,” pungkasnya.
