Kapolri Turun Langsung di Medan, Klaim Mudik Lebaran 2026 Lebih Aman dari Tahun Lalu
Mediaindonesiaraya.co.id | Medan Sabtu 21 Maret 2026, Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto pimpin Zoom Meeting Pemantauan Wilayah dan Peninjauan Pos Pengamanan di Wilayah Sumut bersama Wagubsu Surya di Pos Terpadu Lapangan Merdeka, Medan.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau Pos Terpadu sekaligus melepas personel pengamanan Idulfitri 1447 H/2026 M di Pos Blok Medan, Jalan Balai Kota, Jumat (20/3/2026) malam, di tengah tren penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik tahun ini.
Kegiatan diawali dengan koordinasi melalui konferensi video bersama jajaran kepolisian se-Indonesia. Dalam arahannya, Kapolri menginstruksikan seluruh jajaran Polri dan TNI untuk mengamankan perayaan Idulfitri dengan mengusung moto “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, jumlah kecelakaan lalu lintas menurun sebesar 3,23 persen pada arus mudik Lebaran 2026.
Ditambahkan Jenderal Sigit, angka fatalitas atau korban meninggal dunia juga mengalami penurunan sebesar 24,61 persen jika dibandingkan pada Operasi Ketupat 2025.
Menurutnya, puncak arus mudik telah dimulai sejak 18 Maret dengan kenaikan volume kendaraan sebesar 4,26% dibandingkan tahun lalu. Puncak arus balik diprediksi terjadi mulai 24 Maret 2026.
“Kita tetap berpesan tolong hati-hati di jalan, manfaatkan rest area, manfaatkan pos-pos terpadu yang bisa digunakan untuk beristirahat dan jangan buru-buru untuk cepat sampai namun kemudian membahayakan keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan yang lain,” ujar Sigit.
Terkait potensi cuaca ekstrem, Kapolri menyebut pihaknya bekerja sama dengan BMKG dalam operasi modifikasi cuaca.
“Seluruh satuan tugas bencana di pos terpadu harus bersiap mengantisipasi potensi banjir atau longsor di jalur mudik,” tambahnya.
Ia juga mengimbau pengelola wisata air untuk memastikan alat keselamatan tersedia dan jumlah pengunjung tidak melebihi kapasitas.
Untuk mengurangi kepadatan arus balik, pemerintah menyarankan masyarakat memanfaatkan program Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret, serta mematuhi pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas hingga 29 Maret.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Surya memaparkan kesiapan prasarana jalan di Sumut. Pemerintah Provinsi Sumut telah memetakan tiga rute utama, yakni Lintas Barat, Lintas Tengah, dan Lintas Timur, untuk menjamin kelancaran arus mudik.
Terkait pemulihan pascabencana di 12 kabupaten/kota, Surya melaporkan progres signifikan. Sebanyak 263 titik longsor, 19 titik jalan putus, dan 65 titik jalan amblas telah selesai ditangani secara darurat.
“Ruas Simpang Rampa – Sibolga via Batu Lubang kini sudah terhubung dengan sistem buka-tutup. Kami menyarankan pemudik dari Tarutung menuju Sibolga menggunakan jalur alternatif via Poriaha demi keamanan. Saat ini, 13 lokasi prioritas telah menyelesaikan Detailed Engineering Design (DED) untuk segera direhabilitasi secara permanen,” jelas Surya.
Acara ditutup dengan pelepasan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP yang akan berpatroli di titik-titik rawan Medan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa, Wali Kota Medan Rico Waas, serta Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan.Red
