Dilantik Jadi Ketua Akuatik DKI Jakarta, Ade Jona Targetkan 38 Medali di PON 2028

Dilantik Jadi Ketua Akuatik DKI Jakarta, Ade Jona Targetkan 38 Medali di PON 2028
SHARE

Mediaindonesiaraya.co.id | Jakarta Jumat 30 Oktober 2026 – Ade Jona Prasetyo resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Akuatik DKI Jakarta masa bakti 2026–2030 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/10/2026). Dalam kepengurusan barunya, Ade Jona langsung memasang target membawa Jakarta meraih juara umum cabang olahraga akuatik pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Harian Akuatik Indonesia Harlin Rahardjo dan disaksikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Andri Yansyah, serta Ketua KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid.

Ade Jona, yang juga menjabat Ketua BPP HIPMI Pusat, menegaskan kepengurusan baru akan fokus pada peningkatan prestasi atlet. Ia menyebut Jakarta meraih 31 medali pada PON 2024 dan menargetkan peningkatan perolehan menjadi 38 medali pada PON 2028.

“Izinkan saya menyampaikan penghargaan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Gubernur DKI Jakarta atas dukungan penuh yang diberikan kepada pelatihan olahraga akuatik di ibu kota. Kami berkomitmen mendongkrak perolehan prestasi atlet. Pada PON tahun 2024 kami mendapat medali 31. Insyaallah, kami tidak muluk-muluk, target kami di PON 2028 38 medali, dan insyaallah kami akan menjadi pemenang secara nasional,” ujar Ade Jona.

Menurut Ade Jona, pencapaian target tersebut memerlukan kerja sama dan soliditas seluruh jajaran pengurus. Ia menilai keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai melalui upaya individu semata, melainkan melalui komitmen bersama dalam membangun prestasi olahraga

“Kita hebat karena kita solid, kita bersama, tidak ada keberhasilan atas nama pribadi. Kita harus berjuang habis-habisan karena tugas berat kita ada di prestasi, dan kami tidak akan membuat malu nama baik Provinsi DKI Jakarta,” tegasnya.

Pramono Anung Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi pencapaian atlet akuatik Jakarta pada PON 2024. Ia menyebut cabang olahraga tersebut menjadi salah satu penyumbang prestasi penting bagi kontingen ibu kota dan berharap kepengurusan baru dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan hasil tersebut.

“Kontribusinya luar biasa pada PON 2024. Akuatik meraih 22 medali emas, 17 perak, dan 16 perunggu sehingga menjadi juara umum. Karena itu, akuatik menjadi salah satu harapan utama saya untuk membawa Jakarta meraih juara umum pada PON mendatang,” kata Pramono.

Ia menekankan bahwa target juara umum PON 2028 harus dipersiapkan sejak dini. Upaya tersebut mencakup peningkatan kualitas pelatihan, kesiapan atlet, serta koordinasi yang lebih kuat antara organisasi olahraga dan pemerintah daerah.

Pramono juga meminta jajaran Akuatik Indonesia DKI Jakarta berkoordinasi dengan Dispora DKI Jakarta untuk memastikan kebutuhan pelatihan dan kesiapan atlet dapat ditangani secara optimal.

“Sebagai gubernur, saya akan memberikan dukungan sepenuhnya agar Jakarta bisa menjadi juara umum. Saya berharap seluruh jajaran bekerja bersama untuk mewujudkan target tersebut,” ujarnya.

Jakarta Siap Dukung Penyelenggaraan PON 2028Selain menyiapkan atlet, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapan untuk mendukung penyelenggaraan PON XXII 2028 yang direncanakan berlangsung bersama Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jakarta akan mengoptimalkan fasilitas olahraga yang telah tersedia untuk mendukung pertandingan cabang olahraga yang membutuhkan sarana khusus atau belum dapat diselenggarakan di kedua provinsi tersebut. Penentuan cabang olahraga dan lokasi pertandingan tetap mengikuti keputusan pihak penyelenggara yang berwenang.

Pramono menilai pemanfaatan fasilitas olahraga yang sudah tersedia dapat meningkatkan efisiensi penyelenggaraan. Langkah tersebut juga diharapkan mencegah pembangunan infrastruktur baru yang berisiko tidak digunakan secara optimal setelah ajang olahraga nasional itu berakhir.

“Jakarta bersedia menjadi pendukung tuan rumah pelaksanaan PON 2028. Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar tidak membangun fasilitas baru yang pada akhirnya tidak termanfaatkan secara maksimal,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan Jakarta dalam PON 2028 mencakup dua tanggung jawab, yakni mendukung kelancaran penyelenggaraan pertandingan dan mempersiapkan atlet agar mampu meraih prestasi terbaik.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2030, Akuatik DKI Jakarta diharapkan dapat memperkuat program pembinaan dan meningkatkan daya saing atlet. Target 38 medali serta ambisi mempertahankan posisi teratas menjadi sasaran yang akan diperjuangkan menuju PON 2028.Red

Redaksi MIRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *