Kalapas Kelas I Medan Perketat Pengawasan, Pastikan Petugas Patuhi Aturan

Kalapas Kelas I Medan Perketat Pengawasan, Pastikan Petugas Patuhi Aturan
SHARE
Mediaindonesiaraya.co.id I Medan ,21 Oktober 2026-Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Medan, Fonika Affandi, turun langsung melakukan pengecekan terhadap petugas guna memperkuat kedisiplinan, meningkatkan pengawasan, serta memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan berjalan sesuai ketentuan, Senin (19/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Fonika Affandi bersama jajaran memantau langsung kesiapan dan kedisiplinan petugas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi secara profesional serta bertanggung jawab.
Pengecekan ini juga merupakan bentuk pengawasan melekat untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga, khususnya di area blok hunian dan kawasan steril Lapas Kelas I Medan.
Salah satu fokus pemeriksaan adalah kepatuhan petugas terhadap larangan membawa barang elektronik, terutama telepon genggam atau handphone, ke dalam blok hunian maupun area steril.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh petugas mematuhi prosedur yang berlaku, meminimalkan potensi gangguan keamanan, serta mencegah masuknya barang-barang terlarang ke lingkungan hunian warga binaan.
Fonika menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Setiap petugas dituntut menjadi teladan dalam menaati aturan, menjaga integritas, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Melalui pengawasan langsung tersebut, diharapkan seluruh jajaran semakin meningkatkan kewaspadaan dan konsistensi dalam menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Selain melakukan pengecekan kedisiplinan dan pengawasan keamanan, Fonika Affandi juga melaksanakan kegiatan Sapa, Kasih, dan Salam dengan menyambangi blok hunian serta berinteraksi langsung dengan warga binaan.
Dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, Kalapas menyapa warga binaan, mendengarkan cerita mereka, serta memberikan perhatian terhadap kondisi dan kebutuhan selama menjalani masa pembinaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik antara petugas dan warga binaan, sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, humanis, dan mendukung proses pembinaan. (yoel)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *