190 Santri dari 11 Pesantren Ikuti KMD PASTI 2026 di Deli Serdang

190 Santri dari 11 Pesantren Ikuti KMD PASTI 2026 di Deli Serdang
SHARE

Mediaindonesiaraya.co.id I Deli Serdang, 18 Oktober 2026 – Sebanyak 190 santri dan santriwati dari 11 pondok pesantren di Sumatera Utara dan Aceh mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) Gerakan Pramuka Santri 2026 di Pondok Pesantren Modern Fajrul Iman, Patumbak II, Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan yang diselenggarakan Gerakan Pramuka Santri (PASTI) tersebut berlangsung selama enam hari, mulai 16 hingga 21 Oktober 2026. Pelatihan ini bertujuan mencetak pembina pramuka yang terampil dan kompeten dengan tetap berlandaskan nilai-nilai kepesantrenan.

Sebanyak 11 pondok pesantren mengirimkan utusan dalam kegiatan tersebut, yakni PP Darul Ma’rifat, PP Darul Husna, PP Darul Aman, PP Mutia Rahma, PP Al-Hasimiyah, PP Al-Husna, PP Al Barokah, PP Madani Ikhwanul Hasanah, PP Raudatul Jannah, PP Baitussalam, serta PP Az-Zuhri.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Kapusdiklatcab) Kwarcab Deli Serdang, Nasib Solichin, bertindak sebagai inspektur upacara pembukaan. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya keseriusan dan ketekunan peserta dalam mengikuti seluruh tahapan pelatihan.

“KMD ini merupakan ajang pelatihan resmi yang sangat krusial. Seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti materi dengan serius dan tekun. Insyaallah, pelatihan KMD yang diinisiasi oleh Gerakan Pramuka Santri ini mampu meneruskan estafet kepelatihan yang mumpuni, tangkas, dan berkualitas di dunia kepramukaan,” ujar Nasib Solichin di hadapan peserta dan pembina.

Sementara itu, Founder Gerakan Pramuka Santri (PASTI), Kyai Dr Amar Tarmizi MPd, menjelaskan bahwa gerakan tersebut telah berkiprah sejak 2015. Hingga kini, PASTI konsisten menghadirkan berbagai program edukatif berbasis kepramukaan untuk mempererat silaturahmi antarpesantren.

“Gerakan ini merupakan wadah untuk menunjukkan bahwa santri pondok pesantren tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu mengambil peran aktif serta memiliki keahlian dan keterampilan tangguh di bidang kepramukaan,” ungkap Amar.

Ia mengingatkan peserta bahwa KMD merupakan gerbang awal menuju jenjang pelatih kepramukaan yang profesional. Karena itu, ia mengimbau seluruh santri dan santriwati menjaga kesehatan fisik dan mental agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Amar juga menyampaikan apresiasi kepada Pusdiklatcab Kwarcab Deli Serdang atas sinergi dan pemahamannya terhadap kebutuhan pendidikan kepramukaan bagi para santri.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Pondok Pesantren Modern Fajrul Iman, Patumbak II, yang telah menyediakan sarana dan fasilitas untuk menunjang kenyamanan ratusan peserta selama pelatihan.

Menutup arahannya, Amar mengingatkan peserta agar mewaspadai kondisi lingkungan di tengah cuaca buruk dan kebakaran hutan yang memicu kabut asap di sejumlah wilayah Sumatera. Kondisi tersebut dikhawatirkan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Kesehatan adalah kunci utama agar adik-adik santri dapat menyerap seluruh ilmu kepramukaan ini secara optimal. Tetap gunakan masker dan jaga kondisi stamina selama pelatihan berlangsung,” pungkasnya. (yoel)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *