15 Dapur MBG Diresmikan di Simalungun, 8 SPPG Berada di Wilayah 3T

15 Dapur MBG Diresmikan di Simalungun, 8 SPPG Berada di Wilayah 3T
SHARE

Mediaindonesiaraya.co.id I Simalungun, 14 Oktober 2026– Sebanyak 15 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Simalungun diresmikan serentak pada Rabu (14/10/2026). Delapan di antaranya berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), yang selama ini menghadapi tantangan dalam menjangkau pelayanan dasar, termasuk pemenuhan gizi anak.

Peresmian di Sumatera Utara dipusatkan di SPPG Nagori Bayu Muslimin, Kecamatan Tapian Dolok, dan dilaksanakan bersamaan dengan sejumlah daerah di Pulau Bali, Kalimantan, serta Sumatra.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Simalungun, Debora Purba Tambak, mengatakan 15 dapur tersebut tersebar di sejumlah kecamatan. Untuk wilayah 3T, delapan SPPG di antaranya berada di Kecamatan Gunung Malela, Bosar Maligas, Sidamanik, Dolok Batu Nanggar, dan Tapian Dolok.

“Peresmian hari ini sekaligus untuk 15 dapur di Simalungun. Untuk daerah 3T, ada delapan SPPG yang diluncurkan bersamaan,” ujarnya.

Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, yang hadir di wilayah Habonaron do Bona didampingi Sekretaris Deputi Ermia Sofiyessi, melaporkan pelaksanaan peresmian dari SPPG Bayu Muslimin kepada Kepala BGN RI, Sudaryono, melalui sambungan Zoom.

Berliana menyebut SPPG Bayu Muslimin merupakan salah satu dapur di wilayah 3T di Sumatera Utara yang diresmikan bersamaan pada hari itu.

Secara keseluruhan, sebanyak 232 SPPG di Sumatera Utara diresmikan dalam kegiatan tersebut. “Sebanyak 59 di antaranya berada di wilayah 3T dan tersebar di 27 dari 33 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara,” kata Berliana.

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, berharap penambahan dapur MBG dapat terus dilakukan agar program pemenuhan gizi menjangkau lebih banyak anak, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat perkotaan.

Dalam perjalanannya menuju lokasi kegiatan, Surya mengaku melihat anak-anak sekolah di sepanjang jalan. Pemandangan itu, menurutnya, menjadi pengingat pentingnya keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ini memang betul-betul daerah 3T. Dengan adanya dapur MBG di daerah 3T, tentu anak-anak di sana tidak akan tertinggal dalam mendapatkan manfaat program ini,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, menyampaikan apresiasi atas peresmian dapur MBG di wilayah 3T. Ia berharap keberadaan dapur tersebut turut membantu pemerintah daerah menekan angka stunting yang disebutnya masih mencapai 24 persen.

“Angka stunting sangat tinggi, 24 persen. Kami akan berupaya menurunkan angka tersebut, tentunya dengan hadirnya dapur-dapur 3T di Simalungun,” ujarnya.

Dalam pengarahan secara daring, Kepala BGN RI, Sudaryono, mengatakan peresmian kali ini merupakan kelanjutan kegiatan serupa pada pekan sebelumnya.

Sudaryono menyebut terdapat 980 dapur SPPG yang menjadi bagian dari pengembangan layanan di wilayah dengan angka stunting tinggi dan kawasan 3T.

Ia juga menegaskan bahwa proses aktivasi dapur SPPG dilakukan melalui sistem yang telah ditetapkan BGN. “Jika ada yang mengaku-ngaku dan meminta sejumlah uang, langsung laporkan ke kepolisian,” katanya.

Sudaryono turut meminta kepala daerah dan satuan tugas terkait melakukan pemeriksaan langsung terhadap operasional dapur, termasuk pada malam hari dan dini hari. Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan makanan yang disajikan bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui memenuhi ketentuan.

Ia juga menyinggung perubahan kondisi anak sekolah setelah program MBG berjalan. Menurut Sudaryono, sebelum program tersebut diterapkan, 56 persen anak didik berangkat ke sekolah dalam keadaan lapar. Angka itu, berdasarkan data yang disampaikannya, turun menjadi 16 persen setelah MBG berjalan.

“Yang 16 persen ini harus bisa turun lagi. Tidak boleh ada lagi anak-anak ke sekolah dalam keadaan lapar,” ucapnya.

Dengan bertambahnya dapur MBG di Simalungun, pemerintah daerah berharap jangkauan pemenuhan gizi semakin luas. (yoel)

Redaksi Media Indonesia Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *