Begini Penjelasam Ketum SEMMI Cab.Jakarta selatan Ihwal Demo yang Memanas 8-13 Oktober

(teks.gambar: Tampak Dwi Apriyanto Ketum SEMMI Cab.Jaksel, foto;Istimewa)

MediaINDONESIA.Raya,Jakarta– Ketua umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Jakarta Selatan Dwi Apriyanto angkat bicara terhadap gerakan demonstrasi yang dilakukan secara bertahap oleh seluruh elemen masyarakat di tanggal 8 & 13 oktober 2020.

Dwi Apriyanto menilai ini adalah proses menyampaikan pendapat dimuka umum. “Itu adalah sah dan dijamin oleh negara yang terdapat dalam UU No.9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum, jadi itu adalah proses demokrasi tidak ada yang salah dalam demonstrasi,” ujarnya mengatakan, Jakarta (18/10/2020).

Pada sisi lain saya dan teman-teman SEMMI Jakarta selatan juga ikut menyampaikan aspirasi di depan istana walaupun tidak lama karna kondisi yang kurang baik, ungkap Panjul sapaan akrab Dwi Apriyanto

Panjul cukup menyayangkan kepada setiap oknum yang sering kali berulah, dimana pada aksi demonstrasi yang terdapat massa banyak kenapa harus dibuat rusuh. Seolah-olah ada gerakan tambahan lain.

“Kita datang untuk menyampaikan kritikan bukan untuk memakzulkan, jangan ada gerakan lain dan mahasiswa juga jangan mau di tunggangi oleh kepentingan segelintir orang. kita mau kritik kalaupun mau pergantian presiden, negara sudah memfasilitasi 5 tahun sekali sistem sudah mengatur itu,”Tutup Panjul menjelaskan. (PAL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *